alexametrics

Emil Dardak Sebut Akan Ada 120 Ribu Vaksin untuk Jatim pada Februari

Penyuntikan Kedua, Dua Minggu Lagi
14 Januari 2021, 17:17:29 WIB

JawaPos.com–Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestiano Dardak mengatakan, akan ada vaksin tambahan yang datang pada Februari. Jumlah vaksin yang datang tersebut mencapai 120 ribu. Hal itu disampaikan Emil pasca menerima vaksin di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Kamis (14/1).

”Vaksin tahap berikutnya akan ada tambahan 120 ribu. Rencana datang Februari,” tutur Emil.

Menurut surat edaran Kemenkes, lanjut Emil, sudah ada alokasi vaksin untuk 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

”Jadi sudah ada alokasi untuk semua wilayah. Sampai hari ini (14/1), yang sudah dikirim ada 3 kabupaten/kota. Kota Surabaya serta Kabupaten Gresik dan Sidoarjo,” papar Emil.

Dari jumlah 120 ribu itu, Emil menjelaskan, kuota untuk tenaga kesehatan juga sudah termasuk.

”Jadi 120 ribu itu juga sudah termasuk sama nakes,” jelas Emil.

Sementara itu, Ketika disinggung soal dosis kedua vaksin yang akan diterima, Emil mengaku sudah mengalokasikan dan mengoordinasikan semuanya. Untuk dosis kedua, akan diterimanya pada 28 Januari.

”Jadi sudah diatur 2 minggu. Semua sudah dialokasikan. Vaksin kedua juga sudah dibicarakan, diurus dan jadi data. Akan lakukan screening seperti hari ini (14/1) lagi sebelum menerima vaksin,” papar Emil.

Emil menunjukkan bahwa dia sudah mendapatkan sertifikat vaksin. Dalam sertifikat itu, terdapat tanggal dan jadwal vaksin kedua.

”Dalam Sertifikat vaksin yang sudah kami terima ini, sudah tertera untuk vaksinasi kedua sudah ada tanggal dan jadwal. Ada juga nomor telepon untuk dihubungi kalau terjadi apa-apa. Tapi semoga nggak ada apa-apa ya,” ucap Emil.

Sementara itu, Kepala RSUD Soetomo Joni Wahyuhadi menjelaskan, pengiriman tidak langsung untuk semua wilayah. sebab, menyesuaikan dengan kapasitas cold storage di masing-masing daerah.

”Karena cold storage-nya itu harus cukup memenuhi, karena itu nggak langsung semua dikirim ke wilayah,” tegas Joni.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika


Close Ads