alexametrics

Divaksin, Bayu Skak: Nggak Akan Berubah Jadi Titan

14 Januari 2021, 14:16:27 WIB

JawaPos.com–Rangkaian vaksinasi pertama dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 22 orang langsung divaksin di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Kamis (14/1).

Salah satu nama yang turut hadir dalam vaksinasi itu adalah Bayu Skak. Influencer yang dikenal dengan gaya ceplas-ceplos berbahasa Jawa itu hadir dalam balutan busana batik dan sepatu kets. Bayu dipilih untuk merepresentasikan anak muda.

Bayu merasa bersyukur karena diberi mandat langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Dia mengaku hadir bukan karena dipaksa.

”Jadi waktu itu saya dihubungi langsung. Pertanyaannya gini, mau divaksin atau enggak? Jadi ditawari, bukan dipaksa,” kata Bayu.

Saat divaksin, YouTuber yang mengaku takut jarum itu tampak menahan sakit. Namun dia kembali semringah setelah vaksinasi selesai. Dia mengatakan tidak sakit.

”Saya senang dipilih menjadi perwakilan anak muda di Jawa Timur untuk jadi yang pertama. Buat anak muda, mari nggak takut divaksin,” kata Bayu.

Salah satu alasannya berkenan divaksin adalah karena vaksin sudah mengantongi izin BPOM dan MUI. Menurut dia, hal itu harusnya mampu menepis segala keraguan.

”Pedoman saya itu. Sudah ada izin BPOM dan MUI. Jadi nggak takut lagi. Itu sudah cukup bikin percaya,” ujar Bayu.

Ketika disinggung soal salah satu artis penerima vaksin yang langsung bepergian tanpa menerapkan protokol kesehatan, Bayu menegaskan, penerima vaksin tidak langsung kebal virus.

”Kalau sudah divaksin, kita nggak langsung kebal. Protokol 3M itu harus terus dilakukan. Pokoknya, jangan takut. Saya garis bawahi, setelah divaksin nggak akan berubah jadi Titan,” ucap Bayu sambil menyinggung candaan netizen.

Sebelumnya, netizen ramai mengaitkan warga yang sudah divaksin akan berubah menjadi Titan. Titan dalam mitologi Yunani diceritakan sebagai penguasa Bumi sebelum Dewa Olympus. Cerita tersebut sedang ramai dibicarakan karena series Attack of Titan.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : rafika


Close Ads