JawaPos Radar | Iklan Jitu

Ribuan Tamu Undangan Tak Makan, Pemilik WO Dipolisikan

14 Januari 2019, 18:20:55 WIB
Ribuan Tamu Undangan Tak Makan, Pemilik WO Dipolisikan
Kluarga korban saat melaporkan pemilik WO ke Polresta Palembang (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pasangan pengantin AN dan FD terpaksa melaporkan pemilik Wedding Organizer (WO) yakni RIY alias Uut ke Polresta Palembang. Mereka diduga melakukan penipuan sehingga berakibat ribuan tamu tidak bisa makan dalam pesta pernikahan di Gedung Sukaria, Lemabang, Palembang, Minggu (6/1).

Di hadapan polisi, keluarga korban pun menunjukkan bukti transfer kepada pelaku hingga mencapai Rp 95 juta.

Bibi korban, Yani, 54, mengatakan kejadian ini berawal saat keponakannya yakni AN akan melangsungkan pesta pernikahan dengan FD di Gedung Sukaria, Lemabang, Palembang, Minggu (6/1).

Berdasarkan kesepakatan antara korban dengan pelaku, semua kebutuhan baik dari akad hingga resepsi akan disediakan oleh pelaku dengan nilai mencapai Rp 95 juta.

Keluarga korban pun menyetor down payment (DP) pada Juli 2018 sebesar Rp 10 juta. Kemudian, pada 26 Agustus 2018, keluarganya kembali membayar sebesar Rp 40 juta.

Kemudian, biaya kembali dibayarkan pada Oktober hingga semua pembayaran lunas pada Desember 2018 lalu. "Semua pembayaran sudah kami lunasi semua," katanya saat ditemui di Polresta Palembang, Senin (14/1).

Pada, saat resepsi semua peralatan pun sudah terpasang. Namun, makanan belum juga datang hingga pukul 10.00 WIB. Keluarganya pun menghubungi pemilik katering namun nomornya sudah tidak aktif lagi.

Keluarga pun berinisiatif menelepon katering tersebut. Namun, pihak katering pun mengatakan jika sedang dimasak. Namun, hingga siang makanan tidak juga datang dengan banyak alasan.

Hingga, pihak keluarga pun meminta maaf kepada tamu undangan karena tidak bisa menikmati makanan pesta pernikahan. "Bayangkan Pak, bagaimana malunya kami ada ribuan tamu yang tidak makan," ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, pihaknya mendatangi pemilik WO tersebut. Namun, orang tua pelaku mengatakan jika pelaku tengah keluar bersama anaknya hingga saat ini tidak ada permohonan maaf dari pelaku.

"Kami sudah mencoba bersabar Pak, tapi dia menghilang sampai sekarang dan tidak terlihat lagi. Karena itu, kami melaporkan ini ke polisi," tutupnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polresta Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan ini masuk dalam dugaan penipuan yang dilakukan oleh pemilik WO.

"Ini nantinya akan diteruskan ke unit Reskrim untuk ditindaklanjuti," tutupnya.

Editor           : Yusuf Asyari
Reporter      : Alwi Alim
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up