JawaPos Radar | Iklan Jitu

Disekap dan Diperkosa, Perempuan 14 Tahun Terjun dari Lantai 2

14 Januari 2019, 14:43:10 WIB
Perkosaan
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dwi Ariwibowo dalam ekspos kasus penyekapan dan perkosaan di kantornya, Senin (14/1). (Sahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tragedi nahas menimpa perempuan 14 tahun asal Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dia menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan. Hingga akhirnya sang perempuan berhasil meloloskan diri dengan melompat dari lantai 2 sebuah ruko di Jalan Sultan Alauddin, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Selanjutnya, korban lapor ke Polsek Tamalate. Tepatnya pada Jumat (11/1) lalu. Tak lama berselang, tiga pelaku berhasil dibekuk. Adalah Rahmat, 19; Saleh, 20; Amir, 40.

"Sejak terima laporan, langsung kami kembangkan," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dwi Ariwibowo dalam ekspose tersangka dan barang bukti di Mapolrestabes Makassar, Jalan Ahmad Yani, Kota Makassar, Senin (14/1).

Para tersangka ditangkap secara bergiliran. Rahmat ditangkap di lokasi kerjanya di salah satu rumah sakit swasta di Kota Makassar, Sabtu (12/1). Kemudian Saleh dan Amir ditangkap di tempat persembunyiannya yang tak jauh dari lokasi penyekapan.

Hasil pemeriksaan diketahui, awalnya korban berkenalan dengan salah satu pelaku melalui media sosial (medsos). Selanjutnya, Rahmat mengajak korban untuk jalan-jalan ke Kota Makassar. Setelah dijemput, Rahmat mengajak korban untuk singgah di ruko.

Diketahui, ruko tersebut adalah lokasi kerja kedua pelaku lain yang merupakan rekan Rahmat. "Awalnya keduanya (Rahmat dan korban) saling kenal saja. Dijemput dari rumahnya, korban dijanjikan diajak jalan-jalan. Tapi bukan malah diajak jalan, justru diajak ke tempat itu dan diajak berhubungan," terang Dwi.

Korban disekap sejak Kamis (10/1). "Tangan dan kakinya diikat. Mulutnya dilakban juga. Setelah itu, para pelaku langsung berbuat (memperkosa korban)," imbuh Dwi.

Korban akhirnya berhasil meloloskan setelah memanfaatkan kelengahan para pelaku yang tertidur. Tak berpikir panjang, korban nekat melompat dari lantai 2 ruko.

Kini, korban masih mendapat pendampingan dalam proses pemulihan kondisi fisik dan mental. Sementara para pelaku ditahan di Mapolrestabes Makassar. Mereka dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

Editor           : Sofyan Cahyono
Reporter      : Sahrul Ramadan
Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up