alexametrics

Demam Selama Sebulan, Adik Pertama Andini Dirawat Inapkan

14 Januari 2019, 20:42:27 WIB

JawaPos.com – Purwanti, 1 tahun 8 bulan, yang merupakan adik pertama Andini, terpaksa dirawat di RSUD Selasih Kabupaten Pelalawan, Riau. Sebab, ia positif mengalami sakit Tuberculosis (TBC).

Andini merupakan gadis berusia 14 tahun yang kisahnya viral karena harus merawat kedua adiknya seorang diri, setelah ibunya Ijaz, 40, meninggal dunia sepekan lalu.

“Dia dibawa ke rumah sakit dan dirawat inap di sana. Sebelumnya di puskesmas tapi kemudian dirujuk ke rumah sakit,” kata Sekretaris Desa (Sekdes) Pangakalan Tampoi, Kecamatan Kerumutan, Pelalawan, Riau, Y Firdaus, Senin (14/1).

Sebelum ditangani secara medis, Purwanti sempat mengalami demam selama sebulan. Sakit yang dideritanya, diduga ketularan dari sang ibu. Karena, Ijaz diketahui meninggal dunia karena menderita penyakit tersebut selama setahun belakangan.

“Dia demam. Udah sebulan. Tapi makan dan minum mau, dia juga enggak rewel,” kata Andini, Sabtu (12/1) lalu saat JawaPos.com berkunjung ke sana.

Selama sebulan itu, Purwanti hanya dibawa ke bidan desa. Kemudian diberi obat untuk penurun panasnya. Itu dilakukan karena, Andini mengira sakit yang diderita Purwanti hanya demam biasa. “Udah berobat ke bidan desa dan dikasih obat sirup,” sebut Andini.

Setelah ibunya meninggal, banyak pihak yang memberikan bantuan untuk keluarga kecil yang tinggal di Dusun Telayap ini. Mulai dari warga sekitar, pemerintah setempat seperti Kepala Desa, Camat, Bupati, Polres Pelalawan, Polsek Kerumutan, Lembaga Bantuan Perlindungan Perempuan dan Anak Riau (LBP2AR), maupun komunitas dan lainnya.

Ketua Lembaga Bantuan Perlindungan Perempuan dan Anak Riau (LBP2AR), Rosmaini memprediksi, bahwa ketiga saudara yang satu ibu namun berlainan bapak ini, mengalami sakit TBC. “Kayaknya ketiganya sedang tidak sehat,” jelasnya.

Rosmaini pun meminta, agar pemerintah setempat untuk memperhatikan anak-anak ini. Selain itu, untuk memulihkan kondisi Andini yang dinilai mengalami trauma dan stres, rencananya LBP2AR akan membawa psikolog ke rumah Andini, Selasa esok (15/1).

“Akan didatangkan untuk memeriksa kondisi psikologis anak ini. Karena kan di usia dia yang masih kecil ini tak seharusnya menanggung beban berat,” sebutnya. Selain itu tujuan didatangkan psikolog untuk membujuk Andini agar mau kembali ke sekolah.

“Dia sempat bingung mau kembali ke sekolah atau nggak. Itu wajar karena dia pasti berpikir gak ada nanti yang mengurus adik-adiknya,” ujar Ros.

Sementara itu, Camat Kerumutan Husnizal menyatakan bahwa, pemerintah setempat akan menanggung semua biaya hidup Andini. Mulai dari pendidikan untuk dia maupun kedua adiknya.

“Sudah banyak bantuan yang mengalir ke dia. Untuk sekolah tentunya Andini harus kembali belajar. Nanti berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan dicarikan sekolah terdekat,” sebutnya.

Editor : Budi Warsito

Reporter : Virda Elisya



Close Ads
Demam Selama Sebulan, Adik Pertama Andini Dirawat Inapkan