JawaPos Radar | Iklan Jitu

Surabaya Raih Tiga Penghargaan di Jakarta

Berhasil Kelola Sampah, Pemkot Berencana Tambah Pusat Daur Ulang

14 Januari 2019, 18:50:26 WIB
Berhasil Kelola Sampah, Pemkot Berencana Tambah Pusat Daur Ulang
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) saat memberikan penghargaan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani, Senin (14/1). (Humas Pemkot Surabaya for JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya kembali menerima penghargaan lingkungan hidup, Senin (14/1). Tak tanggung-tanggung, tiga penghargaan sekaligus diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani. Yakni Adipura Kencana, Kinerja Pengurangan Sampah, dan Nirwasita Tantra (Green Leadership Award). 

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, Surabaya adalah kota yang memenuhi unsur dalam penilaian. Yakni, pengelolaan sampah, good enviromental governance, dan sustainable.

"Surabaya telah mendapat rekognisi dari United Nations Enviroment Programme (UNEP). Termasuk, membayar tiket bus dengan sampah plastik. Baru ada di Surabaya, Beijing, dan Turki," terang Siti di Jakarta, Senin (14/1).

Secara terpisah, Kabid Kebersihan Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau Agus Hebi mengatakan, pihaknya masih berupaya mengelola dan mengurangi sampah di Kota Pahlawan. Terutama, sampah nonrumah tangga dalam jumlah besar atau palkiwis.

"Contohnya sampah mebel, kasur, dan sebagainya. Itu yang akan jadi fokus pengelolaan kami. Tapi, masih akan kami pelajari bagaimana pengelolaan dan sistemnya," kata Hebi.

Selama ini pihaknya hanya sekadar menghancurkan semua perolehan sampah nonrumah tangga (RT). Selain itu, Beberapa sampah tersebut, hanya ditimbun saja karena bersifat nonorganik. Namun, bukannya tanpa manfaat. Semua sampah tersebut ada pemanfaatannya.

Hebi menuturkan, pihaknya melakukan proses gasifikasi terhadap hasil olahan sampah itu. Maksudnya, mengubah sampah-sampah itu menjadi bahan bakar gas. Gas itu akan menjadi bahan bakar atau sumber listrik bagi fasilitas tempat pembuangan akhir atau pusat pengelolaan sampah di Benowo.

"Karena sampah-sampah itu kan kering, kalorinya tinggi. Nah, kami sedang membangun utilitas pengolahan berbasis teknologi yang memakai gasifikasi. Nanti di utilitas itu dijadikan listrik," tutur Hebi.

Tak hanya berupaya mengelola sampah nonRT, pemkot juga berencana untuk menambah pusat daur ulang (PDU). Namun, Hebi belum dapat mengonfirmasi jumlah lokasi PDU tersebut.

Sebagai informasi, sudah ada tiga PDU di Surabaya. Antara lain, PDU di Jalan Tambak Osowilangun, Jalan Sutorejo, dan Jalan Jambangan. Semua PDU itu berkapasitas 20 ton sampah per hari.

"Kemungkinan akan kami tambah lagi. Dalam rangka meningkatkan pengurangan sampah (nonRT) itu," pungkasnya.

Editor           : Dida Tenola
Reporter      : Aryo Mahendro

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up