alexametrics

Asita Dorong Penerapan LCCT di Batam

14 Januari 2019, 09:48:52 WIB

JawaPos.com – Kota Batam menjadi satu dari tiga daerah di Indonesia yang paling banyak di datangi turis atau wisatawan mancanegara (wisman). Dua daerah lainnya adalah Bali dan Jakarta. Kondisi geografis yang berdekatan dengan negara Singapura dan Malaysia menjadi keunggulan Batam hingga mampu menjadi salah satu pintu masuk bagi wisman ke Indonesia.

Ketua Association of the Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Kepulauan Riau (Kepri) Andika Lim menyampaikan, potensi yang dimiliki Batam harus bisa dimaksimalkan. Salah satunya dengan dukungan pemerintah pusat melalui pengadaan layanan Low Cost Carrier Terminal (LCCT) di Bandara Internasional Hang Nadim Batam.

Dengan layanan itu, tingkat kunjungan turis ke Indonesia melalui Batam diyakini akan mengalami peningkatan. Belum lagi daerah-daerah di Kepulauan Riau (Kepri) termasuk Batam yang sedang fokus pada sektor pariwisata sebagai salah satu program unggulan.

Selain itu, LCCT juga akan menjadikan Batam sebagai daerah persinggahan bagi mereka yang ingin bepergian ke daerah lain di Sumatera. Hal ini tentu akan memberikan kemudahan bagi wisatawan nusantara (wisnus). “Dengan posisi ini, kalau tidak dibangun sangat rugi buat kami,” kata Andika di Batam, Senin (14/1).

Dengan kondisi sekarang yang belum LCCT, Bandara Hang Nadim Batam sudah cukup banyak memfasilitasi kunjungan wisman melalui kerja sama dengan agensi travel. Pada 2018, beberapa kali disepakati kerja sama berbagai pihak yang berhasil mendatangkan wisman asal Tiongkok dan Korea Selatan.

Keberhasilan tersebut menjadi angin segar yang tidak hanya dirasakan agensi travel. Lebih dari itu, juga berdampak positif pada sektor industri kreatif yang memang menjadi industri turunan pariwisata.

Untuk LCCT sendiri, di Jakarta sudah diterapkan pada akhir 2018. Hal tersebut diharapkan menjadi pelecut bagi dihadirkannya LCCT di berbagai daerah. Terutama daerah yang memang memiliki potensi dan ditargetkan menyumbang jumlah kunjungan wisman ke Indonesia. “Dari kementerian (Kementerian Pariwisata) memang mendorong adanya LCCT di daerah-daerah. Makanya kalau bisa di Batam segera ada,” tukas Andika.

Sementara untuk jumlah kunjungan wasman, pada 2018 lalu bisa menjadi salah satu tahun terbaik bagi Kota Batam dan Kepri. Tercatat ada 1.654.091 wisman yang datang hingga November 2018. Sedangkan untuk Kepri di periode sama ada 2.316.143 wisman yang datang.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Bobi Bani


Close Ads
Asita Dorong Penerapan LCCT di Batam