JawaPos Radar

Diduga Cemarkan Nama Baik, Akun Facebook Ini Dilaporkan ke Polisi

14/01/2018, 19:05 WIB | Editor: Budi Warsito
Diduga Cemarkan Nama Baik, Akun Facebook Ini  Dilaporkan ke Polisi
LBH Peka dan PD Jasa Yasa menunjukkan print capture postingan di Facebook oleh akun Mustofa Ibrahimovic. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Sebuah akun media sosial Facebook atas nama Mustofa Ibrahimovic dilaporkan ke Polres Malang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, oleh Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa.

Akun Facebook tersebut dilaporkan ke pihak yang berwajib karena diduga melakukan pencemaran nama baik terhadap Direktur Utama Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan.

Kuasa Hukum PD Jasa Yasa dari LBH Pemberdayaan Masyarakat untuk Keadilan (Peka) Luqman Wahyudi menjelaskan, pelaporan ini berawal dari postingan akun Facebook Mustofa Ibrahimovic di grup Komunitas Peduli Malang (Asli Malang), Rabu (3/1) lalu.

Postingan berisikan uneg-uneg oleh akun atas nama Mustofa Ibrahimovic itu, mengomentari masalah parkir yang terjadi di Kawasan Pantai Regent, yang berdekatan dengan Pantai Balekambang, di Kecamatan Bantur. Masalah perparkiran ini memang sempat viral di media sosial, awal bulan lalu.

"Akun Mustofa Ibrahimovic mengomentari masalah parkir ini. Komentarnya dinilai mengolok-olok Dirut Jasa Yasa. Intinya, postingan itu memojokkan Dirut Jasa Yasa. Tertulis 'lolak-lolok (bego) kok bisa pimpin wisata di Kabupaten Malang'. Kira-kira seperti itu isinya," kata Luqman, kepada JawaPos.com, Minggu (14/1).

Luqman menjelaskan, setelah melakukan koordinasi, pihaknya memutuskan untuk melaporkan hal itu ke Polisi. Karena postingan itu dianggap merugikan dan menjelekkan nama baik Direktur Utama Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan.
Saat membuat laporan, Luqman dan timnya pun turut menyertakan print dari capture postingan yang mereka permasalahkan.

"Jumat (12/1) lalu sudah kami laporkan ke Polres Malang. Kemudian oleh Satreskrim Polres Malang dilanjutkan ke cyber Polda Jatim," urai Direktur LBH tersebut.

Ada dua postingan akun Mustofa Ibrahimovic yang mereka permasalahkan. Yakni, soal postingan yang dianggap memprovokasi soal keluhan layanan parkir yang diduga terjadi di Pantai Balekambang, lokasi wisata kelolaan PD Jasa Yasa.

"Salah satu pengguna Facebook mengeluh layanan parkir dan mengaku anaknya menjadi korban pemukulan salah satu oknum tukang parkir,"Terangnya.

Hal itu memang sempat menjadi viral. Terkait dengan itu, PD Jasa Yasa sudah membuat klarifikasi bahwa, lokasi tersebut bukan di Balekambang, melainkan Regent. Selain itu, soal dugaan pemukulan juga tidak dilakukan oleh oknum tukang parkir Balekambang.

"Tulisan pertama menjelekkan, seolah kejadian masalah parkir itu terjadi di Balekambang. Bahasanya memprovokasi. Padahal lokasinya tidak di Balekambang dan sudah kami klarifikasi," kata dia.

Kemudian yang kedua karena menjelekkan Direktur PD Jasa Yasa, Wildan, dengan kalimat lolak-lolok alias bego.

"Kedua tulisan itu diupload di grup Facebook. Dugaan pasalnya adalah UU ITE, yang mengatur soal pencemaran nama baik," kata dia.

Lebih lanjut Luqman menyatakan, pelaporan pengguna Facebook ini juga merupakan bentuk pendidikan kepada masyarakat. Kedepan agar masyarakat tidak mudah menjelekkan. Apalagi di media sosial.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up