alexametrics

Gapoktan di Kabupaten Malang Terima Bantuan KUR Pengering Padi

13 Desember 2018, 20:26:13 WIB

JawaPos.com- Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berupa pengering padi (dryer) dari pemerintah pusat, Kamis (13/12). KUR itu sebagai bentuk perhatian terhadap pembiayaan pengering padi karena minimnya jumlah alat pengering yang dimiliki oleh penggilingan skala kecil.

Bantuan itu diberikan secara langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution. Secara simbolis, pihaknya menyerahkan KUR pengadaan dryer kepada 20 debitur senilai Rp 5,02 miliar melalui tiga penyalur KUR, yakni Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Mandiri.

KUR dryer ini dirasa penting karena dengan penggunaannya dapat mengontrol tingkat kekeringan padi dan mempertahankan kualitas output dengan baik. “Dengan begitu, beras yang dihasilkan memiliki kualitas tidak hanya medium, tetapi juga premium,” ujar Darmin dalam acara Penyerahan KUR Pengering Padi dan Gerakan Mengawal Musim Tanam.

Dalam proses produksi padi, lanjutnya, pengeringan menjadi proses yang cukup penting untuk menghasilkan beras yang berkualitas dan layak dikonsumsi masyarakat. Secara statistik, dari total 182 ribu penggilingan padi di Indonesia, sekitar 94 persen atau 172 ribu diantaranya dikategorikan sebagai penggilingan skala kecil. Sedangkan, sisanya merupakan penggilingan besar dan penggilingan sedang.

Di sisi lain, penggilingan padi kecil memiliki persoalan saat panen. Sebab 95 persen penggilingan kecil tidak memiliki dryer, sehingga tidak dapat menjaga kualitas beras. Hal ini menyebabkan petani menyimpan gabah dengan kondisi yang masih kurang kering dengan kisaran kadar air 17 persen hingga 18 persen. Dengan begitu, pasokan dryer sangat diperlukan untuk meningkatkan skala produksi sektor pertanian itu sendiri.

“Untuk wilayah Jawa Timur, dryer ini penting, karena pada bulan Maret-April sekitar 63 persen pasokan padi memiliki kandungan air yang cukup tinggi 18-19 persen. Tapi, padi yang bisa diproses untuk penggilingan hanya 45 persen. Ini membuat produksi beras pada musim panen menjadi kurang. Dengan begitu, keputusan Presiden Jokowi dan Menko Darmin sangat tepat” ucap Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Penyaluran KUR dryer menggunakan skema pembiayaan KUR Kecil dengan plafon di atas Rp 25 juta sampai Rp 500 juta. Dengan begitu, fasilitas ini dapat digunakan untuk membiayai pembelian dryer buatan dalam negeri. Khususnya bed dryer dengan kisaran harga Rp 141 juta atau vertical dryer buatan dalam negeri pada kisaran harga Rp425 juta. Ditambah dengan alat-alat penunjang lainnya, seperti pengayakan dan bangunan.

Darmin menambahkan, program KUR ini terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. “Fokus pemerintah untuk KUR petani menjadi salah satu hasil evaluasi pemerintah atas penyaluran KUR ke sektor yang produktif, salah satunya adalah sektor pertanian. Adapun program KUR kali ini menggunakan sistem kartu agar bisa diketahui akuntabilitas dari pinjaman tersebut, serta kegiatan debitur bisa terekam dengan jelas,” tambahnya.

Editor : Dida Tenola

Reporter : (fis/JPC)



Close Ads
Gapoktan di Kabupaten Malang Terima Bantuan KUR Pengering Padi