JawaPos Radar | Iklan Jitu

Serapan Rendah, Kepemimpinan Anies Dinilai Balik ke Zaman Jahiliah

13 November 2018, 14:08:33 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Serapan Rendah, Kepemimpinan Anies Dinilai Balik ke Zaman Jahiliah
etua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono (Reyn Gloria/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai membuat para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bekerja terlalu santai. Hal ini dinyatakan oleh Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono.

Gembong menyatakan, ada permasalahan dalam kepemimpinan Anies, utamanya tentang penyerapan anggaran. Dahulu, Gembong melihat zaman kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok penyerapan anggaran lebih baik. Padahal beberapa kepala SKPD juga mendamping Anies saat ini.

"Itu soal garis kebijakan atau komando dari pimpinan. Kalau garis komando pimpinan jelas, strength, maka akan mengikuti dengan strength juga. Sehingga ada rasa takut, khawatir bagaimana menyelesaikan pekerjaan secara maksimal," terangnya saat ditemui di DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (13/11).

"Sekarang itu tidak ada rasa khawatir, rasa takut, rasa tanggung jawab, itu semua sudah nggak ada," imbuhnya.

Sehingga, Gembong melihat program berjalan dengan tidak maksimal. Pasalnya, rasa memiliki ataupun bertanggung jawab sudah rendah karena tekanan Anies yang tidak ketat kepada bawahannya.

"Jadi santai kembali ke zaman jahiliah lagi, kembali zaman leha-leha. Kan gitu faktanya. Jadi SKPD tidak dipacu kerja maksimal karena rasa itu sudah tidak ada, strength dari atasannya tidak begitu kencang," ungkapnya.

Walau begitu, Gembong menyatakan apresiasi atas pernyataan Anies yang mengklaim bahwa Pemprov DKI Jakarta hanya tinggal menunggu termin pembayaran di Dinas Pendidikan. Diketahui, penyerapan anggaran di Disdik DKI dinyatakan rendah.

"Artinya termin pembayaran belum dilakukan oleh DKI berarti penyerapannya bagus tinggal nunggu pembayaran saja, kalau cuma itu nggak ada masalah," jelas Gembong.

(ce1/rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up