alexametrics

Lima Rumah Retak, Warga Sukabumi Diimbau Waspadai Pergerakan Tanah

13 November 2018, 13:21:42 WIB

JawaPos.com – Memasuki musim penghujan, warga di Sukabumi, Jawa Barat harus mewaspadai berbagai bencana. Tak hanya banjir dan longsor, pergerakan tanah juga menghantui warga di Sukabumi.

Kepala Desa Mekartanjung Rudi Koswara mengatakan, pergerakan tanah perlu diwaspadai di Kampung Pasirgede 1, RT 06/02, Kedusunan Tirtabakti, Desa Mekartanjung, Kecamatan Curug Kembar. Tercatat ada lima rumah yang posisinya terancam.

“Pergerakan tanah dan bencana longsor ini, akibat hujan deras yang terus mengguyur. Sementara rumah yang kontruksi tanahnya mengalami keretakan ini, diketahui bernama Pak Ayub, Aep dan Pak Ismail,” jelas ujarnya seperti dilansir dari Radar Sukabumi.

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, lima rumah warga yang kontruksi tanahnya mengalami pergerakan ini, terancam ambles. Lantaran, ada retakan konstruksi hingga sepanjang 10 meter lebih dengan lebar 20 sent meter.

“Apalagi saat ini tengah memasuki musim hujan. Sehingga, dapat berpotensi pergerakan tanah susulan,” bebernya.

Menurutnya tanah di wilayah tersebut sangat labil. Sehingga, saat diguyur hujan kontruksi tanah langsung terjadi erosi hingga menggerus badan jalan. “Setiap musim hujan, bencana longsor dan pergerakan tanah sudah menjadi agenda tahunan untuk wilayah Kecamatan Curug Kembar,” ucapnya.

Selain pergerakan tanah, Rudi juga mengatakan akses Jalan Raya Pasir Bitung ikut tergerus longsor. Akibatnya, akses utama warga menuju tempat publik menjadi terhambat. Lantaran, jalan raya tersebut, tertutup material longsoran.

Editor : Erna Martiyanti

Reporter : (jpg/JPC)

Lima Rumah Retak, Warga Sukabumi Diimbau Waspadai Pergerakan Tanah