alexametrics

Korban Lion Air JT-610, Jenazah Deryl Dimakamkan di Nganjuk

13 November 2018, 11:31:10 WIB

JawaPos.com – Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan Badan SAR Nasional telah menemukan 180 lebih jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT-610. Salah satunya adalah Deryl Fida Febrianto, 22.

Jenazah Deryl akhirnya tiba di rumah duka, Jalan Simo Pomahan, Surabaya, Rabu (13/11) pukul 07.00 WIB. Tangis Luthfiani, 23, pecah melihat petugas Satpol PP Surabaya menggotong peti jenazah suaminya ke rumah duka. Perempuan yang sedang hamil 4 bulan itu lalu pingsan karena tak kuasa membendung kesedihannya.

Mertua almarhum, Padiatno pun tak dapat menyembunyikan kesedihan saat menyampaikan kata sambutan kepada para pelayat. “Anak kami tertimpa musibah dan meninggal dalam rangka mencari rezeki. Semoga Tuhan menilai anak kamk meninggal dalam keadaan syahid,” kata Padiatno di rumah duka.

Korban Lion Air JT-610
Suasana di rumah duka Deryl Fida Febrianto, Jalan Simo Pomahan, Surabaya, Rabu (13/11). (Aryo Mahendro/JawaPos.com)

Seorang guru mengaji Deryl, Choiril Anam mengatakan, keluarga memang sengaja memakamkan Deryl di Nganjuk bersama sang kakek bernama Kiai Chonidi. Alasannya, keluarga dapat ziarah dengan mudah saat berkunjung ke Nganjuk.

“Jadi kalau pas silaturrahim, supaya bisa sekalian nyekar di makamnya Deryl. Sekarang, semua keluarga ikut memakamkan di Nganjuk,” ucap Choiril.

Setelah menggelar doa, keluarga memberangkat jenazah Deryl ke pemakaman keluarga di Dusun Trayang, Payaman Sukomoro, Nganjuk, pukul 08.00 WIB. Beberala teman dan tetangga dekat tampak ikut memberangkatkan almarhum ke Nganjuk.

Seperti diberitakan, Deryl menumpangi Lion Air JT-610 dalam rangka panggilan tugas menakhodai sebuah kapal kargo. Deryl seharusnya menakhodai kapal tersebut dari Pelabuhan Pangkal Pinang menuju Singapura.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (HDR/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Korban Lion Air JT-610, Jenazah Deryl Dimakamkan di Nganjuk