alexametrics

DKP Kabupaten Malang Genjot Program Gemarikan

13 November 2018, 17:40:45 WIB

JawaPos.com – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Malang berupaya semaksimal mungkin menjalankan program Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan). Terbukti sepanjang 2017, tingkat konsumsi ikan di Kabupaten mencapai 26,5 kg/kapita/tahun. “2018 Belum dihitung karena belum akhir tahun,” kata Kepala DKP Kabupaten Malang Endang Retnowati dalam keterangannya, Selasa (13/11).

Untuk jenis ikannya, nila dan lele masih menjadi primadona warga Kabupaten Malang. Hal itu ditopang dengan banyaknya petani yang membudidayakan kedua jenis ikan air tawar tersebut. Tercatat hingga triwulan III, produksi ikan nila mencapai 4.815,86 ton. Kemudian produksi ikan lele pada periode sama mencapai 5.162,19 ton.

Sedangkan jenis ikan air tawar lain seperti gurami, tidak banyak yang membudidayakan. Sehingga harga jualnya tinggi dan hanya dikonsumsi segmen tertentu. “Karena gurami terlalu mahal, jadi segmen tertentu. Lagi pula biaya operasionalnya juga tinggi,” terang perempuan yang biasa disapa Atik tersebut.

Masa panen ikan gurami juga tergolong lama. Yakni, sekitar 8 bulan. Berbeda dengan nila dan lele yang mempunyai masa panen lebih cepat. “Lama dia (gurami), delapan bulan baru siap panen dan layak di konsumsi,” tukas mantan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang itu.

Semetara untuk ikan laut, Kabupaten Malang mampu menghasilkan ikan tuna mencapai 1.600 ton setiap tahun. Namun jumlah tersebut masih dipengaruhi kondisi cuaca. Jika cuaca sedang bagus, produktivitas ikan tuna akan meningkatkan tajam. Tapi bila cuaca buruk, produktivitas akan menurun drastis.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : (tik/JPC)


Close Ads
DKP Kabupaten Malang Genjot Program Gemarikan