alexametrics

Andalkan Sipedo dan e-Office di Kompetisi Inovasi Jawa Barat 2021

13 Oktober 2021, 23:51:20 WIB

JawaPos.com – Kabupaten Sumedang berharap bisa mengulang kesuksesan pada Kompetisi Inovasi Jawa Barat (KIJB)  yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pada 2020, Sumedang berhasil menjadi terbaik 10 melalui inovasi SAKIP desa. Kali ini, Sumedang yang sudah masuk menjadi 45 Finalis Top Inovasi mengandalkan Sipedo (Sistem Informasi Pelatihan Berbasis Database Online) pada Disnakertrans dan e-Office Sekretariat Daerah.

Untuk informasi, KIJB merupakan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diikuti oleh perangkat daerah serta pemerintah daerah kabupaten/kota. Tujuannya, bekompetisi mengangkat inovasinya masing-masing dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik dan daya saing daerah. Nah, tahapan sekarang adalah presentasi dan wawancara bersama 18 finalis kabupaten/kota dan 14 perangkat daerah/biro provinsi.

Dalam presentasinya, Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan tujuan Sipedo dan e-Office untuk meningkatkan pelayanan publik dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kedua inovasi ini merupakan layanan birokrasi pemerintahan yang sudah berjalan secara efektif di Kabupaten Sumedang,” ujar Bupati di Ruang Malabar Gedung Sate, Rabu (13/9).

Dikatakan, hadirnya aplikasi Sipedo berangkat dari permasalahan rendahnya daya saing kompetensi angkatan kerja dan partisipasi masyarakat mengikuti pelatihan kerja serta belum adanya database informasi pelatihan kerja. “Semua permasalahan ini mengakibatkan kurang efektifnya peningkatan kompetensi angkatan kerja dalam upaya penurunan angka pengangguran di Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Setelah ada Sipedo, lanjut Bupati, masyarakat mudah dalam mengakses informasi pelatihan kerja dan bisa melakukan pendaftaran pelatihan kerja secara online. “Selain itu, database lulusan pelatihan kerja yang telah tersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dapat diakses oleh pemerintah, dunia usaha dan dunia industri melalui aplikasi ini,” tuturnya.

Di masa Pandemi Covid-19, Sipedo sangat berguna untuk masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan kerja tanpa harus datang ke UPTD Balai Pelatihan Kerja untuk mendaftar pelatihan. “Sipedo juga menayangkan informasi  jadwal pelatihan, bidang keahlian yang dilatih, informasi kelulusan seleksi masuk, lowongan pekerjaan, data alumni pelatihan, serta data minat masyarakat terhadap pelatihan kerja yang dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan program peningkatan kompetensi angkatan kerja,” terangnya

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads