JawaPos Radar

Dampak Kekeringan, Hewan Ternak Rawan Penyakit

13/09/2017, 22:30 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Dampak Kekeringan, Hewan Ternak Rawan Penyakit
Ilustrasi (Beky Subechi/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Dampak kekeringan di sebagian wilayah Kabupaten Subang mulai dirasakan warga. Tak hanya berdampak pada bidang pertanian, melainkan juga berimbas pada peternakan. Memasuki musik kemarau, sejumlah peternak di Subang mulai kesulitan pakan ternak.

"Seperti para peternak domba dan sapi. Saat kekeringan seperti ini, para peternak kesulitan mendapatkan pakan untuk ternaknya," jelas Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Subang, Rahmat Faturahman, kemarin (12/9).

Dampak dari kekeringan kali ini, kata Rahmat, pihaknya banyak menerima kelurahan dari para peternak di Kecamatan Subang. Tak jarang mreeka mencari pakan ke daerah lain yang masih subur, akibat sulit mencari pakan di daerah sendiri.

"Ini dilakukan agar ternak mereka terus bisa makan. Saat ini banyak peternak yang mencari pakan di daerah lain," tuturnya kepada Pasundan Ekspres (Jawa Pos Group).

Untuk membantu para peternak, pihaknya membuat program pengolahan pakan ternak. Diharapkan para peternak bisa menyimpan pakan hingga tiga bulan ke depan. Program pengolahan pakan ternak ini dengan cara memanfaatkan jerami padi milik petani yang mengalami gagal panen.

Sementara itu Kasi Pengamatan dan Penyidikan Penyakit Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Subang, Herlinawati mengatakan, kekurangan pakan bisa menyebabkan ternak rawan penyakit.

"Ternak bisa terkena penyakit seperti difesiensi yang bisa ngakibatin tulang ternak jadi bengkok atau tox (hidung berair)," tandasnya.

(yuz/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up