JawaPos Radar

Rupiah Lemah, Waspadai Peredaran Dolar Palsu

13/09/2015, 21:50 WIB | Editor: husain
Rupiah Lemah, Waspadai Peredaran Dolar Palsu
PALSU: Seorang warga menujukkan temuan berupa uang kertas asing palsu pecahan 100 US Dollar yang telah lusuh, Minggu (13/9). (Rizal Ifan/Temanggung Ekspres/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Adit (23), warga Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menemukan selembar uang pecahan 100 US Dollar palsu. Hal tersebut tampaknya dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab, mengingat nilai tukar dolar terhadap rupiah yang mahal.

Adit mengaku, mulanya saat mengendarai sepeda motor dari kejauhan tampak tergeletak selembar kertas yang memiliki bentuk serta ukuran menyerupai uang kertas. Benar saja, setelah didekati, ternyata uang dolar.

“Saya lihat uang itu saat melintas di tepi jalan, sekitar perbatasan Kranggan-Secang. Tepatnya di bawah pohon. Langsung saya ambil saja,” katanya seperi yang dikutip Magelang Ekspres (Jawa Pos group).

Saat pertama kali ditemukan, uang tersebut sudah dalam kondisi lusuh dan sedikit robek di beberapa sisinya. Ia tak menaruh curiga sedikit pun sebelumnya karena belum bisa membedakan antara yang asli dan palsu. “Dalam benak saya, uang dolar itu kalau ditukarkan jumlahnya mencapai  jutaan rupiah,” imbuhnya.

Selang beberapa hari Adit mencoba menukarkannya di salah satu tempat penukaran mata uang asing (money changer) di Kota Magelang. Namun, betapa terkejutnya setelah mengetahui bahwa uang tersebut ternyata palsu.

Salah satu petugas tempat penukaran mata uang asing menujukkan seperti apa wujud serta kualitas USD asli. Baru setelah itu ia tersadar telah menemukan mata uang asing yang palsu alias abal-abal.

Terpisah, Kasi Politik dan Kewaspadaan Nasional Kesbangpol Kabupaten Temanggung, Sri Widodo mengimbau masyarakat agar lebih waspada akan peredaran uang palsu apa pun bentuknya. Mereka juga wajib jeli dalam memerhatikan ciri-ciri uang palsu tersebut.

“Kalau menemukan uang dengan ciri-ciri yang mencurigakan, segera saja lapor kepada petugas berwajib. Agar, ada langkah lanjutan serta pengusutan,” imbaunya. (riz/hsn/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up