Polisi akan Periksa Penyebar Hoax Warung Sate Oplos Daging Biawak

13/08/2018, 18:46 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Ilustrasi: sate. Polisi akan memeriksa penyebar hoax warung sate oplos daging biawak di Palu, Sulawesi Tengah. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polres Palu akan memanggil pemilik akun yang menyebarkan berita hoax terkait dengan warung sate mengoplos bahan baku dengan daging Biawak. Atas postingan akun media sosial (Medsos) grup Facebook itulah yang membuat masyarakat marah dan mendatangi warung makan yang terletak di Kelurahan Panau, Kecamatan Tawaeli. Bahkan tiga unit rumah milik penjual sate mengalami kerusakan material. 

Kapolres Palu AKBP Mujianto mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi Sabtu (11/8) sekitar pukul 23.00 wita. Pelemparan warung sate dan rumah milik AA, 55, dilakukan oleh sekelompok warga masyarakat Kelurahan Panau Kecamatan Tawaeli. Pelemparan tersebut terjadi karena adanya isu yang beredar di masyarakat bahwa pemilik warung sate madura mengoplos bahan baku pembuatan sate madura dengan daging Biawak.

“Akibat dari aksi pelemparan tersebut tiga unit rumah milik inisial AA mengalami rusak pecah kaca di seluruh bagian depan rumah, serta beberapa perabotan rumah juga ikut rusak terkena lemparan Batu. Untuk kerugian belum bisa ditafsirkan,” ungkapnya sebagaimana dikutip dari Radar Sulteng (Jawa Pos Group), Minggu (12/8).

Dia menjelaskan, berdasarkan hasil interogasi dan beberapa keterangan saksi bahwa benar karyawan AA membuang bangkai biawak. Akan tetapi daging Biawak tersebut hanya untuk dikonsumsi pribadi oleh mereka. Mengingat pemilik warung tersebut atau istri pemilik sate mengidap sakit asma dan gatal-gatal.

“Jadi isu bahwa pemilik warung mencampur daging biawak ke sate yang dijualnya tersebut yang telah beredar selama ini adalah tidak benar. Kami juga akan memanggil seorang yang telah menyebarkan isu hoax melalui Medos itu,“ tegasnya.

Kapolres Palu mengimbau kepada masyarakat khususnya wilayah Tawaeili agar tidak mudah terprovokasi terkait kejadian pelemparan warung sate dan tiga unit rumah milik AA tersebut.

“Mari kita bersama-sama menciptakan situasi di wilayah Kota Palu ini agar selalu aman dan kondusif. Dirinya juga mengimbau apabila terjadi peristiwa atau kejadian yang seyogianya membutuhkan pihak Kepolisian agar segera menghubungi Bhabinkamtibmas yang ada di wilayah masing-masing atau bisa ke kantor kepolisian terdekat,” imbaunya.

(fab/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi