JawaPos Radar

Hindari Teror di Ranah Minang, Ini Himbauan Wakil Gubernur

13/08/2018, 23:33 WIB | Editor: Yusuf Asyari
Hindari Teror di Ranah Minang, Ini Himbauan Wakil Gubernur
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit (Riki Chandra/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Penangkapan lima terduga teroris di sejumlah daerah Sumatera Barat (Sumbar) oleh tim Densus 88, Senin (13/8), diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit meminta, masyarakat mewaspadai kedatangan orang asing.

Terutama warga luar yang tidak dikenal mengontrak di perumahan-perumahan masyarakat. "Kejadian ini (penangkapan terduga teroris) di Sumbar di luar dugaan. Apalagi, terjadi saat menjelang perayaan HUT RI," kata Nasrul menanggapi kasus penangkapan teroris di Sumbar, Senin (13/8).

Nasrul juga meminta, jajaran pemerintahan tingkat Kelurahan, Nagari hingga RW dan RT dapat melakukan pengecekan rutin terhadap warga yang bermukim di wilayah masing-masing. "Pastikan tamu lapor 1 kali 24 jam," tegasnya.

Begitu juga bagi warga yang memiliki rumah kontrakan. Jangan sembarangan menerima orang. Pastikan dulu pekerjaannya apa dan asalnya darimana.

"Paling tidak, kita tahu sedikit tentang siapa yang akan mengontrak itu, agar kejadian seperti ini (penangkapan teroris) tidak lagi terjadi," pungkasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi mengatakan, pasca penangkapan lima terduga teroris, kondisi Sumbar masih kondusif. Pihaknya juga mengimbau, agar masyarakat Sumbar turut bersama-sama menjaga keamanan.

"Masyarakat kami imbau turut ikut menjaga keamanan. Bukan polisi saja menjaga kamtibmas, namun bersama-sama masyarakat juga," katanya.

Seperti diketahui, tim Densus 88 Mabes Polri di back-up jajaran Polda Sumbar menangkap lima orang terduga teroris di sejumlah wilayah Sumbar, Senin (13/8). Kuat dugaan, lima terduga teroris itu termasuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

"Ya, ada lima orang terduga teroris yang diamankan tim Densus 88 di daerah Sumbar," kata Kombes Pol Syamsi.

Syamsi menyebutkan, tim Densus 88 mulai bergerak sejak pukul 05.00 Wib subuh. Terduga teroris pertama ditangkap tim di kawasan Bukitinggi. Kemudian 1 orang terduga lagi di Kota Payakumbuh. Selanjutnya, 1 orang terduga di kawasan Kalumbuak dan 2 terduga teroris lainnya di kawasan.

"Dua terduga teroris di kawasan Bungus ditangkap saat turun kapal pulang dari Mentawai. Kalau yang di Bukittinggi dan Payakumbuh ditangkap saat mau ke luar rumah," jelas Kombes Pol Syamsi.

(rcc/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up