alexametrics

Gedung DPRD Jawa Tengah Ditutup Tiga Hari akibat Covid-19

13 Juli 2020, 12:33:11 WIB

JawaPos.com–Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, ditutup selama tiga hari. Seorang anggota DPRD yang pernah berstatus sebagai pasien dalam pengawasan terkait penularan Covid-19 meninggal dunia.

”Penutupan seluruh ruang komisi di lantai tiga dan ruang Fraksi Partai Golkar kami lakukan mulai hari ini (13/7) sampai tiga hari ke depan,” kata Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin seperti dilansir dari Antara di Semarang pada Senin (13/7).

Selama Gedung DPRD Provinsi Jawa Tengah ditutup, menurut dia, ruangan dalam gedung DPRD akan disemprot disinfektan. Pemeriksaan Covid-19 akan dilakukan kepada seluruh anggota dewan dan staf komisi guna mencegah penularan Covid-19 meluas.

”Ini inisiatif Setwan dan pimpinan dewan, istilahnya bersih-bersih dengan ditutup tiga hari, kami kosongkan juga karena kebetulan pansus sedang ada kegiatan jadi ini untuk antisipasi saja sebetulnya,” kata Urip Sihabudin.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sukirman mengatakan, sejak 13 Juli ruang Komisi A hingga Komisi E di lantai tiga gedung DPRD Jawa Tengah tidak boleh digunakan untuk kegiatan apa pun. Pemimpin dan anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah beserta jajarannya, diwajibkan mengikuti tes cepat Covid-19 di gedung DPRD Jawa Tengah.

”Semoga semuanya non reaktif. Bila mana ada satu anggota Komisi E atau staf reaktif, akan dilakukan rapid test dan swab test ke seluruh anggota DPRD dan jajaran Gedung Berlian,” ujar Sukirman.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah Syamsul Bahri, ​​​​​yang pernah berstatus sebagai pasien dalam pengawasan terkait penularan Covid-19, meninggal dunia pada Minggu (12/7). Berdasar hasil penelusuran, politikus Partai Golkar asal Kota Surakarta itu beberapa hari lalu bertugas di Gedung DPRD Jawa Tengah.

”Beliau tanggal 1 Juli say hello ke ruang fraksi. Sebelumnya, 22–25 Juni, ada rapat di dewan, dan 26 Juni di Solo,” kata Sukirman.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads