alexametrics

Pak Jokowi, Ada yang Mengeluh soal Tiket Pesawat Mahal Nih

13 Juli 2017, 09:25:30 WIB

JawaPos.com – Kenaikan tarif tiket pesawat ternyata menjadi salah satu pemicu inflasi. Terutama saat peak season Ramadan dan Lebaran lalu. Bahkan harga melambung dari dan ke Balikpapan hingga pekan ini. Hal ini menyebabkan masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam pada momentum tersebut. Pemkot Samarinda mengusulkan ke Presiden Joko Widodo untuk mengendalikan harga tersebut.

Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail mengklaim, inflasi di ibu kota Kaltim masih terkendali. Pemicu inflasi yang cukup signifikan di luar masalah pangan, kata dia, ada pada tarif pesawat. Politikus NasDem itu menegaskan bakal usul ke Presiden Joko Widodo untuk mengendalikan harga tiket pesawat di peak season.

Menurut dia, banyak warga Kaltim yang mau antar anak menuntut ilmu di Jawa, tapi harga tiket melambung tinggi. Kata dia, karena banyak yang beli, mestinya diberikan diskon. Dua pekan selepas Lebaran, harga melambung hingga Rp 1 juta.

“Mestinya ada jika banyak yang membeli, maka diberlakukan harga kompetitif, bukan mencekik. Jika presiden bisa memberlakukan program satu harga di Papua, mengapa mengendalikan harga tiket pesawat tidak,” tegas pejabat yang juga kepala TPID Samarinda itu.

Pemicu inflasi lainnya adalah ikan laut dan tawar. Dia menjelaskan, saat ini pasokan ikan di Kota Tepian sedang meningkat, jadi harga ikan malah turun. Dia berharap, masyarakat bisa memanfaatkan momentum ini. Sebab, diprediksi hanya sampai September. Selepas itu diperkirakan ada cuaca buruk yang menyebabkan pasokan ikan berkurang.

Kegiatan pasar murah yang digelar Bulog selama Ramadan dinilainya berdampak positif. Beberapa waktu lalu telah disebar 13 ribu bibit cabai untuk 10 kecamatan di Samarinda melalui kader PKK. Kemudian, sebanyak 10 ribu bibit cabai dan 3.800 bibit bawang merah ikut disebarkan. “Ini untuk menekan harga cabai,” jelas dia.

Bulog juga masih memiliki 27 ton stok gula. Belum lama ini ditambah lagi 300 ton. Akan dijual dengan harga Rp 12.500 per kilogram. Bawang putih ada stok 12 ton yang akan dijual Rp 27 ribu per kilogram. “Ini upaya menekan harga. Ke depan, minyak goreng bakal diberlakukan seperti ini,” ulas dia.

Diselisik dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, pada Juni lalu, Samarinda mengalami inflasi 0,68 persen dengan IHK 132,45. Sampai dengan Juni lalu inflasi tahun kalender Samarinda sebesar 2,81 persen. Secara year on year, Samarinda mengalami inflasi sebesar 4,30 persen. (*/hdd/lhl/k15/fab/JPG)

Editor : Fadhil Al Birra



Close Ads
Pak Jokowi, Ada yang Mengeluh soal Tiket Pesawat Mahal Nih