JawaPos Radar

Korban Menangis, Tiga Copet Dibekuk

13/06/2018, 19:05 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Copet
DIGIRING: Petugas kepolisian menggiring bus Tentrem yang melintas di Jalibar. (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Tiga pria di Kabupaten Malang harus meringkuk di sel tahanan jelang Lebaran. Mereka terlibat aksi pencopetan di dalam bus Tentrem tujuan Malang-Blitar.

Ketiga pelaku adalah Irfan, 30, warga Desa Mojosari, Kepanjen; Sugeng Hariadi, 45, warga Jalan Supiani, Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit; M. Khuzaini, 37 tahun, warga Gang Regulo, Desa Cempokomulyo, Kepanjen. Mereka diamankan saat bus tengah melintas di Jalibar, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Korbannya dua orang perempuan. Adalah Selly Ana Dewi, 21, warga Dusun Depok, Desa Gampingan, Kecamatan Pagak. Serta Anjar Dwi Cahyono, 19, warga Jalan Pahlawan Trip, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan. "Ketiga pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik Reskrim Polres Malang," kata Kasubbag Humas Polres Malang AKP Farid Fathoni, Rabu (13/6).

Farid menjelaskan, ketiga pelaku ini satu jaringan dan kasusnya masih terus dikembangkan. Penangkapan bermula ketika petugas gabungan dari seluruh fungsi Polres Malang sedang melakukan razia di simpang tiga Jalibar, Kepanjen. Operasi gabungan itu dalam giat Cipta Kondisi jelang Lebaran.

Ketika hendak memulai kegiatan, petugas mendapati korban Selly dan temannya Nunung Baiduroh menangis usai turun dari bus Tentrem. Mereka yang berencana pulang setelah kerja di Surabaya, mengaku kalau dompetnya hilang kecopetan di dalam bus.

Mendapat laporan itu, puluhan petugas langsung mengejar bus Tentrem. Bus berhasil dihentikan di tengah-tengah Jalibar. Kemudian dengan pengawalan, bus kemudian diarahkan ke Terminal Talangagung, Kepanjen.

Begitu di terminal, seluruh penumpang diperiksa. Ketiga pelaku yang ketakutan lantas membuang dompet hasil mencopet berisi uang Rp 1,4 juta untuk menghilangkan barang bukti. "Awalnya mereka mengelak. Namun ada dua saksi yang mengetahui," tandas mantan Kapolsek Karangploso itu.

(tik/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up