alexametrics

Daop 8 Surabaya Tekan Kecelakaan di Lintasan KA

13 Mei 2019, 15:05:59 WIB

JawaPos.com – Selama masa mudik Lebaran lalu-lalang kereta api dipastikan meningkat. Karena itu, PT KAI Daop 8 Surabaya getol bersosialisasi kepada masyarakat agar lebih patuh saat menyeberang di lintasan kereta api (KA). Perusahaan pelat merah tersebut berharap angka kecelakaan di lintasan KA berkurang.

Manajer Humas PT KAI Daop 8 Suprapto menyatakan, meski sudah dipasang rambu-rambu, pengendara tetap harus waspada. Sebab, fungsinya hanya sebagai alat bantu keamanan. ”Palang pintu KA kan untuk mengamankan perjalanan kereta. Agar pengendara tidak melintas,” katanya di Stasiun Gubeng kemarin.

Bukan hanya kendaraan bermotor, pejalan kaki pun tidak diperbolehkan melintas di jalur KA. Larangan itu tertuang dalam aturan yang berlaku. Prapto, sapaannya, menyebutkan bahwa pengguna jalan wajib mendahulukan KA yang akan melintas. Sanksi pun sudah disiapkan bagi mereka yang masih membandel. Yakni, pidana kurungan 3 bulan atau denda maksimal Rp 750 ribu.

Jumlah insiden di lintasan KA wilayah Daop 8 cenderung turun sejak dua tahun lalu. Pada 2017, angkanya mencapai 62 kasus. Tahun lalu jumlahnya menurun menjadi 51 kasus. Penurunan itu dinilai sebagai langkah maju untuk memaksimalkan zero accident. Tahun ini, periode Januari-awal Mei, ada sekitar 17 kasus. ”Pentingnya kesadaran masyarakat yang paling diperlukan,” tuturnya.

Di wilayah Daop 8 terdapat 568 palang pintu di berbagai titik lintasan. Masalahnya, hanya ada 164 titik yang memiliki palang pintu dan dijaga petugas. Sisanya, 404 lintasan, belum ada. Itulah yang perlu menjadi perhatian. ”Karena itu, kami imbau masyarakat agar bisa menjaga kesadaran diri. Disiplin mematuhi rambu lalin. Apalagi jelang mudik Lebaran,” paparnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : dan/c15/dio



Close Ads