JawaPos Radar | Iklan Jitu

Warga Malang Tidak Takut Teroris

13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Teror Bom Surabaya
DUKUNGAN: Warga di Kabupaten Malang, membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk bela sungkawa dan dukungan kepada Polri, Minggu (13/5). (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Insiden pengeboman di sejumlah gereja di Surabaya pada Minggu (13/5) pagi terus menimbulkan simpatik dari seluruh lapisan masyarakat di segala penjuru, tidak terkecuali Malang. Untuk memberikan dukungan dan melawan aksi teroris terus, sejumlah tindakan pun dilakukan.

Sehelai spanduk warna putih, terbentang di depan Mapolres Malang, Minggu (13/5) siang. Spanduk tersebut diperlukan untuk membubuhkan tanda tangan, tanda bentuk dukungan warga Malang dalam melawan teroris.

Satu per satu, pejalan kaki, pengguna jalan atau tamu di Polres Malang bergantian memberikan dukungannya dengan membubuhkan tanda tangan di sepanjang spanduk tersebut. Beragam tulisan tersaji di spanduk tersebut.

Teror Bom Surabaya
Grafis Teror Rumah Ibadah (dok. JawaPos.com)

Namun kebanyakan adalah dukungan kepada Polri, TNI dan elemen lain untuk melawan terorisme. Bukan hanya menggoreskan tinta, namun mereka juga memberikan bunga sebaga tanda berbela sungkawa.

Tanda tangan ini bukan hanya bentuk belasungkawa atas aksi teror bom di tiga gereja Surabaya. Namun juga bentuk duka cita yang mendalam atas meninggalnya enam anggota Brimob karena serangan teroris.

Salah satu pengguna jalan, Putri Andini, 23, warga Kabupaten Malang, menjelaskan, dia mendukung Polri melawan teroris. "Kami bersama Polri, kami tidak takut teror," kata Putri, usai memberikan tanda tangan.

Hal senada juga disampaikan oleh Zainul Mahmudi, 41. Warga Kepanjen itu mengaku sedih atas apa yang terjadi. "Kami tidak takut teror," katanya.

Sementara Kasubbag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni, menjelaskan, kegiatan ini adalah aksi masyarakat untuk turut berduka cita atas gugurnya enam anggota Polri dalam aksi terorisme.

"Sekaligus dengan kejadian bom di tiga Gereja di Surabaya pagi tadi. Kami bersama masyarakat, jangan takut," katanya.

Editor           : Sari Hardiyanto
Reporter      : (tik/JPC)

Alur Cerita Berita

GPPS Arjuno Surabaya Kurangi Jadwal Ibadah 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Usai Diguncang Bom, 2 Gereja Kembali Aktif 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Gereja STMB Maafkan Pelaku Pengeboman 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Sri Sudah Pesan Untuk Dimakamkan di Solo 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
FKUB Aceh Kutuk Teror Bom di Surabaya 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
MUI Jatim: Terorisme Bukan Ajaran Islam 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Gubernur Jatim: Jangan Takut Terorisme 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Pasca Bom, KBS Tetap Ramai Pengunjung 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Puti Kutuk Aksi Terorisme di Surabaya 13 Mei 2018, 20:05:59 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up