alexametrics

Tragedi Bom Surabaya, Masyarakat Sumut: Kami Tidak Takut Teroris

13 Mei 2018, 17:06:40 WIB

JawaPos.com – Bom bunuh diri yang meledak di Surabaya mendapat simpati banyak pihak. Masyarakat Sipil Sumatera Utara ikut mengecam aksi biadab itu.

Feri Wira Padang, salah satu perwakilan masyarakat dari lembaga Aliansi Sumut Bersatu menyampaikan kecaman terhadap insiden tersebut. Menurutnya, terorisme tidak bisa didiamkan saja berkembang di Indonesia.

“Kami mewakili masyarakat Sumut menyatakan duka mendalam. Kami mengutuk dan mengecam keras peristiwa ledakan bom pagi tadi,” kata perempuan yang kerap disapa Ira itu, Minggu (13/5).

Untuk para korban, dia meminta pemerintah untuk memberikan layanan kesehatan terbaik. Masyarakat Sumut juga mendukung pihak kepolisian untuk mengusut tuntas siapa dalang di balik ledakan bom yang menewaskan beberapa korban.

“Kami berharap sebagai penegak hukum, kepolisian bisa menjamin memberikan rasa aman bagi fasilitas publik, khususnya rumah ibadah,” tukasnya.

Mereka sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama sama melawan aksi terorisme. “Kami imbau masyarakat tetap tenang. Jangan terprovokasi, karena membuat aksi teror itu dianggap berhasil,” katanya.

Lebih jauh lagi, dia meminta agar masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial. Jangan sampai menyebarkan foto-foto korban ledakan. “Itu bisa membuat trauma bagi yang melihatnya,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga gereja di Surabaya digegerkan dengan aksi bom bunuh diri. Bom itu bermula terjadi pada pukul 06.30 dan disusul beberapa gereja lainnya.

Menurut data kepolisian, tiga lokasi ledakan itu terjadi di depan gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, GKI Diponegoro di Jalan Raya Diponegoro, dan di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : (pra/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Tragedi Bom Surabaya, Masyarakat Sumut: Kami Tidak Takut Teroris