JawaPos Radar

Tiba di Riau, Jenazah Napiter Beny Syamsu Langsung Dimakamkan

13/05/2018, 12:21 WIB | Editor: Budi Warsito
Tiba di Riau, Jenazah Napiter Beny Syamsu Langsung Dimakamkan
Proses pemakaman jenazah napiter yang tewas dalam kerusuhan di Rutan Cabang Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Beny Syamsu Trisno alias Abu Ibrahim di TPU Pandau, Kampar, Riau, pada Minggu (13/5) pagi. (Virda Elisya/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Jenazah narapidana tindak pidana terorisme (napiter) yang tewas saat kerusuhan di Rutan Cabang Salemba, Komplek Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Beny Syamsu Trisno alias Abu Ibrahim tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau, Minggu (13/5) pagi.

Setibanya di cargo Bandara SSK II Pekanbaru, jenazah Beny yang ditempatkan di sebuah peti warna coklat langsung dibawa menggunakan ambulans ke kediaman orang tuanya di Jalan Kempas 12, RT 07 RW 12, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kampar.

"Tadi sampainya jam 8 kurang di bandara. Dan kita sudah dapat informasi beberapa hari yang lalu dari keluarga," kata Kepala Desa Pandau Jaya, Firdaus Roza, Minggu (13/5).

Jenazah Beny tidak disemayamkan di rumah duka. Setibanya di Pekanbaru, jenazahnya langsung di saalat kan di mushola Al Ikhlas, Jalan Kedondong Raya. Kemudian dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pandau dengan menggunakan ambulans.

Setibanya di TPU, isak tangis keluarga Beny pun pecah saat almarhum dikeluarkan dari peti matinya. Tampak seluruh tubuhnya dibungkus dengan kain kafan berwarna putih. Begitu pun dengan wajahnya, hingga keluarga tak satupun dapat melihatnya.

Terpisah, Wakapolda Riau, Brigjen Permadi mengatakan, pihaknya tidak menyimpan rasa dendam kepada para terorisme khususnya almarhum Beny. Meskipun atas kerusuhan yang terjadi di Rutan Cabang Salemba pada Selasa (8/5) lalu, telah menggugurkan lima orang anggota Polri.

"Moga almarhum diberikan tempat yang layak. Insha Allah tidak ada dendam. Namun demikian, balasan dari Polri kepada mereka tidak seperti itu. Kita sama-sama manusia. Tetap dimaafkan apapun yang telah mereka lakukan," ujar HE Permadi.

Tidak ada pengawalan khusus dari anggota Polisi saat jenazah Beny datang. Tapi, dari pihak Polsek Siak Hulu selaku pemangku wilayah sudah berkoordinasi dengan keluarganya untuk proses pemakaman.

"Tidak ada pengawalan khusus. Mungkin dari bandara ke pemakaman hanya estafet saja soalnya itu kan di Polres Kampar," sebutnya.

Ia berharap dengan adanya peristiwa kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu bisa membuat masyarakat lebih cerdas.

"Masyarakat lebih mengerti apa yang terjadi saat situasi seperti itu. Dan semoga Polri khususnya Polda Riau diberikan kesehatan, kekuatan tolong di support. Kalau seandainya ada salah atau tidak mengenakkan sampaikan saja, kita sudah membuka pengaduan seluas-luasnya," pungkasnya.

(ica/JPC)

Alur Cerita Berita

Keluarga Beny Syamsu Gelar Pengajian 13/05/2018, 12:21 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up