JawaPos Radar | Iklan Jitu

PB HMI: Teror Bom Tak Melulu Masalah Agama, Bisa Ekonomi

13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
PB HMI: Teror Bom Tak Melulu Masalah Agama, Bisa Ekonomi
()
Share this

JawaPos.com - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) mengutuk keras aksi bom di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5). Ledakan bom di Gereja Khatolik Santa Maria, Gereja Pantekosta, dan Gereja Kristen Indonesia, itu menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Ketum PB HMI, Respiratori Saddam Al Jihad mengatakan, peristiwa terkutuk tersebut tidak boleh terulang lagi. "Kami sangat berduka atas adanya korban jiwa. Kami menuntut agar aparat keamanan dalam hal ini kepolisian bisa segera mengusut tuntas kejadian itu," kata Saddam. 

PB HMI menyatakan aparat terlihat kurang sigap dalam melakukan deteksi dini untuk mencegah aksi teror itu. Menurutnya, early warning tentu sangat dibutuhkan. Sebab, kasus teror adalah serius menyangkut nyawa orang tidak berdosa.

Saddam mengajak agar seluruh elemen bangsa turut bekerjasama melawan aksi teror yang menciderai nilai-nilai kemanusiaan dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan. 

"Masyarakat jangan takut dan bersatu melawan aksi teror yang tidak manusiawi itu," kata Saddam. 

Sementara Wasekjen PB HMI, Galih Prasetyo menegaskan, aksi teror itu jangan melulu diasumsikan dengan perkara agama. Banyak faktor yang juga memicu tindakan teror bisa terjadi. Salah satunya masalah keadilan sosial.

Terlebih memang masih ada problem ekonomi yang butuh penanganan serius dari pemerintah. Seperti nilai rupiah di hadapan dollar AS yang menurut beberapa pakar ekonomi kian melemah. 

"Aksi teror ini bukan berarti didasari karena agama, boleh jadi juga ada faktor ekonomi. Atau ada oknum yang ingin membuat masyarakat tidak tenang. Artinya akibat peristiwa ini tentu mengganggu pemerintah dalam bekerja dan terus membenahi kondisi bangsa" ujar Galih. 

Seperti diketahui belum lama ini di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok terjadi insiden keributan yang menewaskan lima orang anggota kepolisian. Tentu kejadian semacam ini sangat disesalkan dan tidak boleh terulang lagi.

Editor           : Yusuf Asyari
Reporter      : (yuz/JPC)

Alur Cerita Berita

GPPS Arjuno Surabaya Kurangi Jadwal Ibadah 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
Usai Diguncang Bom, 2 Gereja Kembali Aktif 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
Gereja STMB Maafkan Pelaku Pengeboman 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
Sri Sudah Pesan Untuk Dimakamkan di Solo 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
FKUB Aceh Kutuk Teror Bom di Surabaya 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
MUI Jatim: Terorisme Bukan Ajaran Islam 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
Gubernur Jatim: Jangan Takut Terorisme 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
Pasca Bom, KBS Tetap Ramai Pengunjung 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
Puti Kutuk Aksi Terorisme di Surabaya 13 Mei 2018, 16:40:34 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up