JawaPos Radar

Buntut Bom Surabaya, Sterilisasi Gereja dan Jalur Perbatasan Dilakukan

13/05/2018, 14:33 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Teror Bom Surabaya
()
Share this

JawaPos.com – Antisipasi kejadian serupa bom gereja di Surabaya terus dilakukan oleh sejumlah daerah. Tidak terkecuali di Kabupaten Lamongan, Bojonegoro dan Tuban. Di tiga lokasi tersebut sterilisasi dilakukan, mulai di gereja-gereja hingga jalur perbatasan.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan tempat-tempat ibadah serta mengantisispasi penyusupan teroris yang berusaha masuk di wilayah pantura. 

Kapolres Lamongan AKBP Feby Hutagalung menyampaikan, sejak peristiwa kerusuhan di rumah tahanan (rutan) Mako Brimob, Depok, Jawa Barat (Jabar) dan menyebabkan lima anggota polisi gugur, pihaknya telah menarapkan waspada siaga satu terhadap ancaman terorisme.

"Kita sejak kejadian di Rutan Mako Brimob sudah siaga satu. Kita melakukan pengamanan di gereja seperti biasa, hanya saja saat ini personel kita tambah," ujar Feby Hutagalung, kepada JawaPos.com, Minggu (13/5).

Pihaknya menambahkan, pengamanan sendiri untuk mengayomi masyarakat dan sudah menjadi tugas polisi. Dirinya mengimbau kepada masyarakat, jangan ada kekhawatiran yang berlebihan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, Polri tetap melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Kita telah melakukan pemantauan di sejumlah lokasi, dan juga diperkuat dengan Pam tertutup," terangnya.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli. Sejumlah personel telah diterjunkan untuk menyisir seluruh gereja yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

"Seluruh personel di 28 Polsek dibantu sejumlah personel Polres telah kita kerahkan ke lokasi-lokasi yang dirasa perlu ditingkatkan pengamanannya, khususnya tempat-tempat ibadah. Hingga kini, masih terpantau aman dan kondusif," terang Ary Fadli.

Sementara itu, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono saat dikonfirmasi mengatakan, telah mengintruksikan kepada jajaranya untuk tetap siaga. Selain mengamankan tempat ibadah, sejumlah anggota Polres bekerjasama dengan Kodim 0811 siaga di wilayah perbatasan. 

"Sampai detik ini, 11 gereja di dalam Kota terpantau aman. Penjagaan kita siagakan di seluruh gereja di wilayah Tuban. Untuk antisipasi masuknya teroris ke wilayah Tuban, kita juga sudah siapkan penjagaan," tuturnya. 

Dirinya berpesan, masyarakat diharapkan tetap tenang dan jangan mau dijadika alat teror ataupun provokasi melalui media sosial oleh oknum teroris. Namun dia memastikan, di Kabupaten Tuban saat ini aman terkoordinasi. 

"Untuk masyarakat, jangan menyebar luaskan foto kejadian tersebut, apalagi foto korban yang terkesan menimbulkan rasa takut terhadap masyarakat. Karena itu merupakan tujuan mereka (teroris)," tutupnya.

(yud/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13/05/2018, 14:33 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13/05/2018, 14:33 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up