JawaPos Radar

Bom Surabaya, Polda Sulsel Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

13/05/2018, 21:25 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Teror Bom Surabaya
()
Share this

JawaPos.com – Jajaran Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tidak terprovokasi isu-isu yang dapat memperkeruh suasana. Hal ini berkaitan dengan adanya insiden berdarah bom bunuh diri di sejumlah gereja di Surabaya, Minggu (13/5) pagi tadi.

Masyarakat diharapakan agar mampu dan tetap menjaga kondusifitas, khususnya masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah di gereja. "Masyarakat tetap tenang namun kewaspadaan ditingkatkan. TNI-POLRI sudah meningkatkan pengamanan," tegas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, kepada JawaPos.com di Makassar, Minggu (13/5).

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Dicky juga meminta kepada seluruh masyarakat agar melaporkan ke pihak kepolisian apabila ada sesuatu yang mencurigakan.

Pengamanan Gereja
PENGAMANAN DIPERKETAT: Ribuan personel diterjunkan dan tersebar mengamankan pelaksanaan ibadah di ratusan Gereja di Makassar, Minggu (13/5). (Sahrul Ramadan/JawaPos.com)

"Setiap orang yg mencurigakan agar lapor ke polisi atau satpam yang terdekat. Ketua RT agar mengenali warga baru yang ada di lingkungannya," pintanya.

Jajaran tim dari Polrestabes Makassar sebelumnya memperketat pengamananan khususnya di rumah peribadatan seperti 153 gereja yang ada di kota Makassar. Hal itu sebagai bentuk kesiapsiagaan.
Setidaknya 1.600 personel ditambah menjadi 2.500 personel tambahan telah disebar untuk penguatan kemanan di ratusan gereja.

Sejumlah aparat gabungan kepolisian, mulai dari Direktorat Sabhara, Direktorat PAM Obvit, dan Brimob Polda Sulsel, telah bersiaga untuk tetap menjaga kondusifitas khususnya kawasan kota Makassar.

"Sudah kita lakukan untuk pengamanan rumah ibadah. Bahkan sejak aksi teror di Brimob kemarin, seluruh Polda sudah siaga 1," pungkas Dicky.

(rul/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13/05/2018, 21:25 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13/05/2018, 21:25 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up