JawaPos Radar

Antisipasi Teror, Polrestabes Makassar Tambah Pengamanan di 153 Gereja

13/05/2018, 16:40 WIB | Editor: Budi Warsito
Antisipasi Teror, Polrestabes Makassar Tambah Pengamanan di 153 Gereja
Kapolrestabes Makassar, Kombes Irwan Anwar saat memberikan keterangan usai melakukan pemantauan di sejumlah Gereja di Makassar, Minggu (13/5). (Syahrul Ramadan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Insiden ledakan yang diduga bom bunuh diru di sejumhlah Gereja di Surabaya, Jawa Timur, membuat pihak Polrestabes Makassar melakukan pengamanan yang ketat. 153 Gereja yang tersebar di sebagian besar kawasan di Kota Makassar di awasi dengan ketat, Minggu (13/5).

Kapolrestabes Makassar, Kombes Irwan Anwar mengungkapkan, dari 1.600 personel yang disiagakan, akan ditambah menjadi 2.500 personel.

"Menambah kekuatan personel untuk pengamanan Gereja. Untuk penguatan kemanan di 153 Gereja di Kota Makassar ini. Kita melakukan penjagaan ekstra," jelas Irwan Anwar usai melaksanakan pemantauan di sejumlah Gereja di Makassar, Minggu (13/5).

Irwan Anwar meminta, agar masyarakat yang ingin beribadah di Gereja agar tidak usah khwatir dan takut. Sebab menurutnya, pihaknya telah semaksimal mungkin mengupayakan pengamaman pada semua titik Gereja di Makassar.

Sejumlah aparat gabungan Kepolisian dan TNI, kata Anwar mulai dari Direktorat Sabhara, Direktorat PAM Obvit dan Brimob Polda Sulsel, telah bersiaga.

"Kita minta masyarakat tetap menjalankan ibadah dengan normal. Masyarakat jangan takut," tambahnya.

Selain untuk penjagaan di gereja-gereja, penambahan personel ini juga ditujukan untuk pengamanan di sejumlah titik keramaian di Kota Makassar.

"Walau hari Minggu, kegiatan masyarakat di Makassar cukup banyak. Yang rutin car free day, kegiatan masyarakat di Gereja dan pengamanan rencana pembacaan putusan Panwaslu kami amankan. Seiring ledakan bom di Surabaya tentu harus mawas diri," tutup Irwan.

(rul/JPC)

Alur Cerita Berita

Sejumlah Warga Dievakuasi ke Blok D 13/05/2018, 16:40 WIB
Warga Malang Tidak Takut Teroris 13/05/2018, 16:40 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up