alexametrics

Warga Papua Diajak Mengenal Potensi Alam Melalui OK OCE

13 April 2019, 05:41:24 WIB

JawaPos.com – Gerakan One Kecamatan One Center of Enterpreneurship (OK OCE) mendatangi wilayah Jayapura, Papua. Warga di sana harus dientaskan dari kemiskinan. Sebab, Papua dipenuhi kekayaan alam yang melimpah ruah.

Co-Founder Gerakan OK OCE, Indra Uno mengatakan, Indonesia kaya akan sumber daya alam. Tetapi, kekayaan itu tidak lantas membuat rakyat Papua hidup sejahtera. Justru, dia melihat banyak warga Kota Jayapura hidup miskin dan menganggur.

Indra memastikan bahwa OK OCE merupakan gerakan sosial yang memicu lahirnya para entrepreneur dari semua kalangan. Lewat OK OCE, warga Papua akan diajak untuk mengenal potensi alam.

“Mulai dari pembuatan kerajinan tangan hingga pengelolaan wisata yang kini masih tersembunyi di tanah Papua,” kata Indra melalui keterangan tertulis, Kamis (12/4).

Kakak kandung cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno itu mengajak masyarakat untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja. Lewat berwirausaha, masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam Papua yang melimpah.

Dia menegaskan gerakan OK OCE akan terus berjalan. Tidak terpengaruh oleh hasil Pelpres, 17 April 2019 mendatang. Sebab, program tersebut yang sebenanrnya dibutuhkan masyarakat.

“Masyarakat juga yang akan memelihara dan membesarkannya. Gerakan OK OCE ini secara simultan terus menyebar ke pelosok Indonesia,” jelas Indra.

Secara berjenjang, pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan menggelar Training Of Trainers (TOT) bagi pelatih dan pendamping usaha yang melibatkan para ahli terkait dari Jakarta.

Di Indonesia, terang dia, penduduk berusia produktif mengisi lapangan kerja ada 131,01 juta jiwa. Namun, hanya 124,01 juta orang yang dapat terserap di dunia kerja. Sementara selisihnya, sebanyak 7 juta orang, menganggur.

“Di Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat pertama negara dengan jumlah pengangguran tertinggi. Bila ini dibiarkan, Indonesia menjadi negara berkualitas rendah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Indra juga mengunjungi Pasar Hamadi. Di pasar tradisional tersebut, dia bertemu dengan seorang penjual ikan asar atau ikan asap bernama Mira.

Menurut dia, semangat kewirausahaan telah dimiliki warga Jayapura. Hanya saja lewat pengemasan yang baik dan didukung jasa ekspedisi, ikan asar yang diproduksi warga Jayapura dapat dijual ke sejumlah kota, bahkan hingga mancanegara.

Begitu juga ketika Indra mengunjungi BTN Skaylen Kotaraja serta bertemu para pelaku UKM dan pemuda-pemudi Karang Taruna. Mereka memproduksi sejumlah kerajinan tangan khas Papua, seperti koteka, lukisan kulit kayu dan lainnya.

Indra Uno pun optimistis, masyarakat Papua akan mampu mandiri. “Mereka punya potensi dan semangat untuk meraih kehidupan yang sejahtera. Dengan mengikuti gerakan sosial OK OCE, harapan itu akan mewujud,” jelasnya.

 

Editor : Yusuf Asyari



Close Ads