alexametrics

Pentingnya Bazar Beras Murah untuk Warga

13 April 2019, 02:11:45 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo membuka bazar beras murah di Jalan Gelatik 5, Manggarai, Jakarta Selatan. Total beras 400 ribu kilogram dijual dalam bazar beras murah tersebut.

Pada acara tersebut, Hary berorasi di depan lautan massa yang telah berkumpul di lokasi bazar sejak pagi. Hary mengatakan, bazar murah ini sebagai bentuk kepedulian pihaknya kepada masyarakat.

“Ini serentak yang pertama secara nasional, tapi bazar murah ini sudah kami lakukan sejak dua tahun yang lalu. Jadi, ini merupakan bentuk kepedulian Perindo kepada masyarakat. Kita tahu kebutuhan bahan pokok itu mutlak, jadi dengan bazar murah seperti ini banyak masyarakat yang terbantu,” ujar Hary, Jumat (12/4/2019).

Bantuan ini pun disambut baik oleh warga. Salah satunya adalah Kokom Komariyah (38). Ia merasa bazar beras murah yang diadakan Partai Perindo membantu meringankan bebannya yang selama ini menjadi tulang punggung bagi keluarga.

Kokom bekerja di sebuah perusahaan konveksi dua kali seminggu dengan penghasilan sehari sebesar Rp50.000. Artinya, ia hanya bisa mengumpulkan uang Rp 400.000 dalam sebulan.

Sedangkan suaminya tidak memiliki pekerjaan tetap dan lebih banyak tinggal di rumah karena keterbatasan fisik. “Suami saya cacat, kepalanya pernah tertembak di tahun 2000 saat ada tawuran. Satu tangannya cacat dan kakinya pincang, tidak bisa kerja. Paling hanya memperbaiki listrik, itu pun harus berdua sama kakaknya,” ujar Kokom.

Kokom melanjutkan, dengan kondisinya sekarang, bazar beras murah yang digelar oleh Partai Perindo sangat membantunya. Ia hanya perlu membayar Rp10.000 untuk 2,5 kilogram beras.

“Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Terima kasih bazar Partai Perindo, berasnya bisa buat makan di rumah sama suami dan anak,” ucapnya.

Dengan mata berkaca-kaca, Kokom menjelaskan dirinya telah berjuang sendiri untuk keluarga selama bertahun-tahun. Di momen pemilu ini, dirinya berharap hidupnya berubah menjadi lebih sejahtera. Salah satunya adalah dengan bisa berjualan dan mendapatkan gerobak dari Partai Perindo untuk berjualan.

“Saya ingin jualan seperti orang-orang lain, punya gerobak sendiri dan jualan sembako. Jadi saya bisa jualan keliling pakai gerobak, sementara suami saya biar jualan sembako di rumah,” kata Kokom.

Editor : Dyah Ratna Meta Novia



Close Ads