alexametrics

HUT ke-21 Kementerian BUMN, Pecahkan Tiga Rekor Muri Sekaligus

13 April 2019, 13:31:37 WIB

JawaPos.com – Kementrian BUMN menggelar syukuran HUT ke-21 di Marina Convention Center, kawasan Pantai Marina, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/4). Dalam acara bertajuk ‘One Family, One Nation, One Vision To Excellence’ itu, tiga rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) sekaligus berhasil dipecahkan.

Rekor pertama yang dipecahkan adalah sajian nasi kuning terbanyak. Yakni sejumlah 5.821 porsi. Nasi kuning itu disajikan kepada ribuan hadirin yang merupakan karyawan 143 perusahaan di bawah pengelolaan Kementerian BUMN.

Kedua adalah pembuatan replika candi Borobudur terbesar. Replika tersebut disusun dari nasi kuning berukuran 6×6 meter dan tinggi 4,13 meter. Menteri BUMN Rini Soemarno yang memotong langsung replika candi raksasa itu dengan menumpang mobil katrol.

Potongan nasi kuning itu lantas diserahkan Rini kepada seorang karyawati termuda yang bekerja di salah satu BUMN. Serta kepada mantan Menteri BUMN Tantri Abeng, sebagai bentuk penghormatan kepada menteri pertama yang memimpin Kementerian BUMN.

Terakhir adalah rekor transaksi terbanyak menggunakan QR Code. Yaitu sebanyak 35 ribu transaksi dalam waktu kurang dari lima jam. “Sebelumnya, target 30 ribu transaksi dalam waktu lima jam. Tapi ini sudah lebih,” kata perwakilan Muri sesaat setelah menyerahakan piagam rekor kepada Rini.

Pada kesempatan itu, Rini sempat menyampaikan kinerja positif Kementrian BUMN dan 143 perusahaan yang berada di bawah naungannya. Salah satu pencapaian yang ia sampaikan adalah terus meningkatnya laba gabungan perusahaan sejak 2014 lalu.

“Pada 2014, keuntungan seluruh BUMN baru mencapai Rp 143 triliun. Dan pada 2018 sudah mencapai di atas Rp 200 triliun,” kata Rini disusul apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintahan sekarang yang selalu mensupport.

Acara tersebut dimeriahkan oleh sederet penampilan dari musisi panggung. Seperti Janetta Janet dan grup musik Armada. Makin berwarna kala bendera-bendera perusahaan milik BUMN dikibarkan oleh para pegawai sepanjang acara itu berlangsung.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Tunggul Kumoro