alexametrics

Ciptakan Suasana Kondusif, ORARI Ikut Pantau Keamanan Pemilu di Surabaya

13 April 2019, 15:17:04 WIB

JawaPos.com – Pemilu 2019 tinggal empat hari lagi. Segala bentuk pengamaman di perkotaan besar seperti Surabaya terus diperhatikan. Mulai posko pengamanan, penjagaan, patroli, hingga kesiapan sarana komunikasi.

Soal komunikasi, Surabaya punya call center 112 dan command center kepolisian. Ada juga Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) yang turut menjaga kondisifitas tahun politik ini.

Satu unit ORARI Lokal Surabaya sudah stand by di Mapolrestabes Surabaya sejak tanggal 7 April lalu. Mereka akan terus berada di sana hingga 20 April nanti.

“Kami organisasi resmi, sebagai cadangan komunikasi jika dibutuhkan oleh negara,” terang Ketua ORARI Lokal Surabaya Tri Hari Sugianto kepada JawaPos.com, Sabtu (13/4).

Hari mengatakan, sebelum, saat hari H, hingga sesudah coblosan nanti ORARI punya kegiatan rutin dan yang menjadi prioritas. Yakni checking net.

Sebanyak 50 anggota ORARI di empat wilayah Surabaya akan melaporkan kondisi dan situasi keamanan pemilu.

“Kegiatan rutinnya seperti itu. Setiap ada kejadian menonjol, anggota terdekat harus lapor ke posko di Mapolrestabes. Kami gunakan frekuensi VHF, UHF, dan HF,” papar Hari.

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan bersama TNI saat melakukan patroli dengan sepeda motor untuk menjaga kondusifitas jelang pemilu, beberapa waktu lalu. (Istimewa)

Tiap anggota yang stand by di rumah masing-masing sudah berbekal radio panggil. Frekuensinya di 145.540. Itu, frekuensi lokal khusus pemantauan pemilu di surabaya.

Beberapa anggota ORARI juga menggunakan handphone yang terpasang aplikasi TeamSpeak. Aplikasi itu dapat memfungsikan ponsel seperti handie talkie yang dapat diterima radio panggil.

Tak hanya berdiam diri mendengarkan suara laporan radio panggil, ORARI juga terlibat patroli dengan polisi. Sejak tanggal 7 April, beberapa anggota ORARI Surabaya ikut patroli dengan polisi.

Biasanya mulai ikut patroli pada siang, sore, dan malam hari. Saat ini, sebanyak 10 anggota ORARI disiagakan di Mapolrestabes Surabaya.

“Yang penting masyarakat aman. Tujuan dari Polrestabes aman dan orang mau mencoblos itu tenang. Kondisi dan situasi itu yang ingin kami ciptakan,” tuturnya.

Secara terpisah Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudi Setiawan menuturkan, TNI, Linmas, dan ORARI memang disiapkan posko di Mapolrestabes Surabaya. Mereka ikut menyosialisasikan penyelenggaraan Pemilu 2019 pada 17 April nanti. “Kami sudah dengarkan aspirasi warga. Pada intinya, mereka siap menggunakan hak pilihnya. Dan kami akan siapkan pengamanan agar pemilu berlangsung aman. Ayo Jogo Suroboyo bareng-bareng,” tutur Rudi.

Editor : Dida Tenola

Reporter : Aryo Mahendro



Close Ads