alexametrics

Zulkifli Hasan: Pemilu Bukan Perang Total atau Perang Badar

13 Maret 2019, 16:44:45 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, menolak apabila pemilu kali ini disebut sebagai perang total atau perang badar. Menurutnya, pemilu adalah sebuah kontestasi dalam membangun demokrasi yang sehat.

“Kami menolak apabila pemilu ini dikata perang total, seperti kata Pak Moeldoko. Ataupun perang Badar seperti kata Bu Neno (Neno Warisman),” katanya saat membuka forum Pikiran, Akal, dan Nalar di Hotel Grand Arkenso, Kota Semarang, Rabu (13/3).

Menurutnya, pemilu adalah momentum untuk menentukan Indonesia ke arah yang lebih baik lagi. Ia pun mempersilakan bagi siapa saja untuk menentukan pilihannya dengan melihat kondisi negara saat ini.

“Yang merasa Indonesia sudah bagus, sudah damai, tanpa ada keributan, ekonominya bagus, rakyatnya senang, sejahtera, silakan lanjutkan,” kata pria yang karib disapa Zulhas itu.

“Tapi kalau kita merasa ekonominya turun, rakyat merasa kesulitan, hidupnya gaduh, hukum tidak adil, kepemimpinan yang kita rasakan tidak adil, tidak berpihak kepada seluruh rakyat Indonesia, maka ada harapan baru, 02, Prabowo-Sandi,” tambahnya.

Asas saling menghormati meski beda pendapat itulah yang diartikan Zulhas sebagai pemilu. Bukan perang badar atau perang total. “Di konstitusi jelas UU dicantumkan, luber. Langsung, umum, bebas, rahasia. Jurdil, jujur dan adil,” tegas pria yang juga menjabat sebagai ketua MPR itu.

Ia pun berharap, luber jurdil itu bisa terpenuhi, sebagai jaminan supaya pemilu kali ini di satu sisi juga bisa dapat berlangsung aman dan damai.

Zulhas pun menutup sambutannya dengan memberikan belasan arahan kepada kader PAN dalam pemilu ini. Seperti menjalankan kepemerintahan berdasarkan asas agama, sikap antikorupsi, dan lain sebagainya.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Zulkifli Hasan: Pemilu Bukan Perang Total atau Perang Badar