alexametrics

Mantan Karyawan Berkomplot Bobol Alfamart, Korban Diikat dan Dilakban

13 Maret 2019, 18:36:40 WIB

JawaPos.com – Komplotan pencuri yang membobol sejumlah minimarket di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, berhasil dibekuk. Aparat Polres Tegal menyebut bahwa anggota komplotan ada yang merupakan mantan karyawan dan pelajar.

Mereka yang diringkus terdiri dari lima orang, yakni Rizki Ade Ramdani, 22, warga Desa Tembok Luwung Kecamatan Adiwerna Kabupaten Tegal; Ilham Robby Akhmadi, 21, warga Desa Tembok Luwung Kecamatan Adiwerna; Aqil Alam Baki, 18, warga Desa Jatirawa Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal; Royan Rozaldi, 23, warga Desa Ujungrusi Kecamatan Adiwerna, dan Elang Muhamad Wildan, 20, warga Desa Kalisapu Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal.

Wakapolres Tegal Kompol Arianto Salkery mengungkapkan, komplotan tersebut berhasil diringkus setelah dilakukan penyelidikan terhadap pencurian di Alfamart wilayah Desa Jembayat, Kecamatan Margasari, pada 7 Maret lalu. “Sebelumnya, komplotan ini juga melakukan pencurian di Alfamart di wilayah Kecamatan Talang dan juga di Pemalang pada bulan Februari 2019. Sehingga ada dua tersangka yang diproses hukum di Pemalang,” kata Arianto, Rabu (13/3), sebagaimana dikutip dari Radartegal.com (Jawa Pos Group).

Alfamart Tegal, Maling Alfamart, Alfamart Tegal dibobol,
Wakapolres Tegal Kompol Arianto Salkery menunjukkan pelaku dan barang bukti (BB) hasil kejahatan pembobol Alfamart. (Farid Firdaus/radartegal.com/JPG)

Arianto memaparkan, di Alfamart Margasari, modus para tersangka saat beraksi yakni dengan mendatangi minimarket itu sekira pukul 22.00 WIB menggunakan sepeda motor. Mereka kemudian menodongkan senjata tajam jenis pisau untuk menakut-nakuti karyawan yang akan menutup toko. Karyawan tersebut kemudian diikat dan dilakban.

Setelah karyawan dilumpuhkan, para tersangka kemudian menggasak uang di brangkas dan laci kasir. “Sedangkan di Alfamart‎ Talang, modus para tersangka yakni memanjat tembok belakang kemudian mencongkel dan membobol plafon atap lalu mencongkel pintu belakang menggunakan linggis,” papar Arianto.

‎Selain uang di brangkas dan laci dengan jumlah mencapai Rp 20 juta, dalam aksinya gerombolan penjahat itu juga mengambil sejumlah barang yang dijual, di antaranya, rokok berbagai merk, celana dalam, kaos dalam, hingga celana boxer.

Barang-barang tersebut kemudian dijual kembali oleh para tersangka. “Para tersangka dikenakan pasal 363 KUHP (tentang pencurian) dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal tujuh tahun,” tegas Arianto.

Kasatreskrim Polres Tegal AKP Bambang Purnomo menambahkan, tersangka ada yang merupakan mantan karyawan di Alfamart yang dibobol. Selain itu, ada juga satu tersangka yang berstatus pelajar.

“Tersangka ada yang merupakan mantan karyawan‎ Alfamart yang di Talang. Dia tidak bekerja lagi di situ karena kontraknya tidak diperpanjang. Tersangka ada juga yang masih tergolong anak-anak,” ungkap Bambang.

Editor : Fadhil Al Birra

Copy Editor :

Mantan Karyawan Berkomplot Bobol Alfamart, Korban Diikat dan Dilakban