alexametrics
Bom di Sibolga

Ledakan Susulan Terjadi, Nasib Istri dan 3 Anak Pelaku Belum Diketahui

13 Maret 2019, 07:35:55 WIB

JawaPos.com – Warga Kota Sibolga kembali geger. Pasalnya ledakan kembali terjadi, Rabu (13/3) sekira pukul 01.30 WIB di rumah yang dihuni H alias AH, terduga pelaku peledakan hari sebelumnya. 

Bukan sekali. Ledakan terdengar sangat deras dua kali. Bahkan suaranya terdengar sampai ke Kabupaten Tapanuli Tengah yang berbatasan langsung dengan Sibolga. 

Asap putih membumbung dari rumah terduga pelaku peledakan di Jalan Cendrawasih, Kecamatan Sambas, Kota Sibolga. Aroma mesiu tercium pekat. 

Ledakan Susulan Terjadi, Nasib Istri dan 3 Anak Pelaku Belum Diketahui
Suasana di seputar lokasi ledakan pada Selasa (12/3) malam. (Istimewa)

Ledakan pun memicu kehebohan. Karena warga memang sibuk menonton proses negosiasi kepada istri dan tiga anak terduga H untuk menyerahkan diri. Bahkan ada yang nekat ingin terus melihat dari jarak dekat meskipun sudah dilarang polisi. “Besar kali suaranya, bah. Kami yang jauh aja panik kali tadi dengarnya,” ujar Hensim, warga Sibolga. 

Kepolisian setempat tampak sibuk. Meminta masyarakat lebih menjauh dari lokasi kejadian. Belum diketahui bagaimana nasib istri H alias AH dengan ketiga anaknya hingga saat ini. Polisi juga masih melakukan penyelidikan. Sedangkan H sudah diringkus terlebih dahulu. 

Namun sebelum ledakan kedua dan ketiga, negosiasi berjalan cukup alot. Sang istri menolak keluar dan berdialog. Dia kukuh bertahan dengan anaknya dan bom aktif di rumah itu. 

“Upaya negosiasi dan bujukan melalui ulama, keluarga, bahkan suaminya tidak menurunkan atau membuatnya menyerah,” ujar Kapolda Sumut Irjen Agus Andrianto kepada awak media pascaledakan.

Kabar teranyar juga menyebut jika ledakan juga menyebabkan kerusakan rumah pelaku dan sejumlah tetangganya. Saat terjadinya ledakan itu, imbuh Kapolda, tim dari kepolisian tidak langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Belum bisa dilakukan olah TKP karena malam dan khawatir keselamatan petugas,” ujar dia.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebut para pelaku yang ditangkap di Sibolga dan Lampung masuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang berafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). 

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Prayugo Utomo

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Ledakan Susulan Terjadi, Nasib Istri dan 3 Anak Pelaku Belum Diketahui