JawaPos Radar

UKK Bojonegoro Layani Pembuatan Paspor 1.200 CJH

13/03/2018, 22:31 WIB | Editor: Budi Warsito
UKK Bojonegoro Layani Pembuatan Paspor 1.200 CJH
Kepala Penyelia UKK Kelas I Tanjungperak Bojonegoro Lando memantau proses perekaman CJH. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kantor Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Kelas I Tanjung Perak Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim) mulai melayani pembuatan paspor untuk calon jemaah haji (CJH) di Kota Bojonegoro. Sejak Jumat (23/2) bulan lalu hingga saat ini, UKK Bojonegoro telah menyelesaikan 600 paspor CJH.

Sebelumnya, sebanyak 1.200 berkas pemohon paspor jamaah haji dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro telah diterima pihak Imigrasi untuk dilakukan proses verifikasi sekaligus pembuatan paspor.

Kepala Penyelia UKK Kelas I Tanjungperak Bojonegoro Lando mengatakan, pihaknya telah siap melayani para calon jemaah haji untuk pembuatan paspor sejak bulan kemarin.

UKK Bojonegoro Layani Pembuatan Paspor 1.200 CJH
Kepala Penyelia UKK Kelas I Tanjungperak Bojonegoro Lando memantau proses perekaman CJH. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)

"Sudah dijadwal pembuatan paspor untuk CJH agar tidak menganggu pelayanan umum pemohon paspor lainnya," ujar Lando saat ditemui JawaPos.com, Selasa (13/3).

Untuk pembuatan paspor CJH katanya, dimulai pada pukul 13.00 WIB sampai selesai. Sekarang, kuota pembuatan paspor untuk umum telah ditambahkan. penambahan itu dilakukan sejak awal Maret, dimana yang awalnya 30 pemohon menjadi 60 pemohon.

Menurut Lando, proses perekaman data, foto sampai wawancara akan dilakukan secara bertahap. "Saya targetkan untuk semua pemohon paspor CJH akan selesai sebelum bulan April bulan depan. Atau dua minggu lagi akan selesai," jelasnya.

Disarankan bagi masyarakat yang akan mengajukan permohonan paspor baru agar datang lebih awal untuk pengambilan nomer antrian. Bagi peserta CJH tidak perlu repot membawa berkas dan tidak perlu mengantri nomor, karena berkas sudah disiapkan Kemenag Bojonegoro.

"Untuk CJH tidak usah khawatir, sebab CJH tidak perlu mengambil nomor antrian. Karena kami sudah bekerja sama dengan Kemenag untuk memprioritaskan mereka. Jadi mereka tinggal datang pengambilan foto sesuai rujukan dari Kemenag," tutup Lando.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up