JawaPos Radar

Berkedok Anggota PBB, Perempuan Cantik Otaki Penggelapan Mobil Mewah

Libatkan 2 Oknum Polisi

13/03/2018, 09:35 WIB | Editor: Ilham Safutra
Berkedok Anggota PBB, Perempuan Cantik Otaki Penggelapan Mobil Mewah
Penggelapan mobil mewah di sejumah provinsi diotaki oleh perempuan bernama Nova Zein. (Pixabay.com)
Share this

JawaPos.com - Subdit III/Umum Direktorat Reskrimum Polda Sumut membongkar sindikat penipuan dan penggelapan mobil mewah. Penggelapan itu diotaki oleh seorang perempuan bernama Nova Zein (NZ). Dalam opeasinya perempuan itu melibat sejumlah tersangka lainnya, termasuk dua oknum anggota polisi.

Senin (12/3), Polda Sumut merilis penangkapan dua anggota kepolisian tersebut. Sementara Nova Zein sudah diringkus sebelumnya. "Dari pengembangan kasus penggelapan mobil tersangka NZ, kami menangkap tersangka baru dan mengamankan tujuh unit mobil," terang Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombespol Andi Rian dengan didampingi wakilnya, AKBP Andri Setiawan.

Dijelaskan Andi, jumlah tersangka baru yang ditangkap secara bersamaan sebanyak empat orang. Dua orang, yakni AN dan NO, merupakan anggota Polri. AN adalah personel Bidang Propam Polda Aceh dan NO merupakan anggota Polres Sergai. Sementara itu, dua tersangka lain adalah warga sipil.

Berkedok Anggota PBB, Perempuan Cantik Otaki Penggelapan Mobil Mewah
Ditreskrimum Polda Sumut bongkar sindikat penggelapan mobil mewah (Ardiansyah Fajar/Radar Surabaya/Jawa Pos Group)

Empat tersangka yang baru ditangkap itu berperan sebagai pengedar atau penjual mobil mewah rental yang digelapkan Nova Zein dari si pemilik. Harga jualnya jauh gari harga pasaran. Misalnya, Toyota Fortuner VRZ dijual Rp 190 juta.

"Komisi untuk penjualan itu antara Rp 1 juta sampai Rp 3 juta. Sampai sekarang, sudah 11 unit mobil hasil penggelapan NZ yang kami sita dari Aceh, Riau, dan Sumatera Barat (Sumbar)," beber Andi.

Mayoritas mobil merupakan kelas premium. Antara lain Toyota Alphard, Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner, dan Toyota Innova. Ada juga mobil kelas low MPV yang diamankan, yakni Toyota Avanza.

Andi mengungkapkan, dalam kasus yang melibatkan NZ, pihaknya telah menangani delapan laporan polisi (LP), termasuk dugaan penipuan dan penggelapan uang.

Untuk kasus penipuan dan penggelapan mobil, berdasar LP tersebut, diketahui 76 unit mobil korban telah dijual kepada penadah dengan harga bervariasi. Saat ini polisi sedang memburu 65 mobil lagi di lapangan. "Kami masih terus mengembangkan kasus ini. Mungkin masih ada tersangka lain," ucap Andi.

Nova Zein termasuk otak sindikat penggelapan mobil yang lihai. Dengan mengatasnamakan anggota badan organisasi sayap dunia PBB (United Nations), perempuan 33 tahun itu telah menjual lebih dari 67 unit mobil mewah yang disewanya dari perusahaan rental.

Hingga kemarin, polisi telah menangkap delapan tersangka yang tergabung dalam sindikat pimpinan warga kompleks perumahan Graha Johor Blok B Nomor 7, Kecamatan Medan Johor, tersebut. 

(mag-1/ala/c11/fat)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up