alexametrics

Khofifah Rencanakan Sambut Warga 65 Jatim yang Usai Jalani Karantina

13 Februari 2020, 16:53:07 WIB

JawaPos.com – Pemerintah berencana memulangkan para WNI yang tengah menjalani masa karantina di Natuna, Kepulauan Riau pada 15 Februari 2020 mendatang. Hal ini menyusul telah dilalui 14 hari masa observasi terhadap kemungkinan terjangkit virus korona.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), ada 29 wilayah yang menjadi tujuan pemulangan para WNI ini. Jawa Timur menjadi destinasi tertinggi. Total ada 65 orang yang akan pulang ke sana.

Terkait itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan telah bersiap menyambut kepulangan warganya. Dia bahkan sudah berkordinasi dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk mengurus kedatangan mereka.

Menurut dia, ada 9 mahasiswa Unesa yang pulang dari Wuhan, Tiongkok dan menjalani observasi di Natuna. “Sudah kordinasi efektif dengan rektor Unesa,” kata Khofifah saat dikonfirmasi, Kamis (13/2).

Khofifah menerangkan, Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Kesehatan Jawa Timur. Untuk selanjutnya berkomunikasi dengan pihak keluarga. Dengan begitu, diharapkan lingkungan tempat tinggal bisa menerima dengan baik keberadaan para WNI yang pulang dari Wuhan.

“Mereka sudah koordinasi dengan keluarga agar memberikan ruang yang kondusif,” imbuhnya.

“Jatim paling banyak, kalau angka nanti dulu,”

Sebelumnya, Kepala Badan Nasiona Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo memastikan, warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok yang telah menjalani observasi selama dua minggu di Natuna akan dipulangkan pada Sabtu (15/2). Namun, hal ini akan dikonsultasikan dengan Kementerian Kesehatan dan pihak organisasi kesehatan PBB yakni World Health Organization (WHO).

“Sesuai dengan alokasi waktu, selama 14 hari sejak diterima di Natuna, maka jatuh pada tanggal 15 Februari yang akan datang jam 12 siang. Namun kami tetap berkonsultasi dengan Kementerian Kesehatan dan juga berkoordinasi dengan pihak WHO,” kata Doni di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Jakarta, Kamis (13/2).

Doni menyampaikan, WNI yang diobservasi di Natuna telah terdaftar terkait tujuan akhir mereka. Namun, untuk penjemputan mereka dilakukan di Lapangan Udara Halim Perdana Kusuma.

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan


Close Ads