alexametrics

Penyelidikan Penyelundupan Mobil Mewah Belum Berjalan

13 Februari 2019, 12:54:12 WIB

JawaPos.com – Proses penyelidikan mobil mewah belum berjalan. Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai (BC) Tipe B Batam masih mematangkan persiapan dengan mempelajari limpahan berkas dari TNI AL.

BC Batam juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Baik Lantamal IV Tanjungpinang, Lanal Batam, dan unsur Polri di Kepulauan Riau (Kepri). “Proses verifikasi dan koordinasi terus kami lakukan. Ini memang butuh waktu, tidak bisa tiba-tiba langsung bertindak,” kata Kepala KPU BC Batam Susila A Brata di Batam, Rabu (13/2).

Sejauh ini, koordinasi dengan pihak-pihak terkait terus berjalan intensif. Antara lain membahas langkah-langkah yang akan diambil untuk menjangkau orang yang paling bertanggung jawab atas penyelundupan lima mobil mewah tersebut.

BC Batam berkomitmen untuk secepatnya mengungkap kasus ini. Koordinasi dengan pemegang kepentingan di tingkat pusat sudah dilakukan. Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) juga memerintahkan pengusutan kasus penyepundupan mobil asal Singapura hingga tuntas.

Seperti diberitakan, Lantamal IV dan BAIS TNI berhasil membongkar penyelundupan mobil mewah asal Singapura. Yakni, mobil berjenis Nissan Skyline GT-R33 warna putih tahun 2000, Nissan Skyline GT-R34 tahun 2000, dan sedan pantera warna merah tahun 1972. Mobil-mobil itu diamankan di gudang peti kemas PT Batam Trans, Sabtu (19/1).

Kasus lantas dilimpahkan ke Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai (BC) Tipe B Batam. Dalam prosesnya, BC sudah melakukan verifikasi berkas pelimpahan dari Lantamal IV.

Editor : Sofyan Cahyono

Reporter : Bobi Bani

Copy Editor :

Penyelidikan Penyelundupan Mobil Mewah Belum Berjalan