alexametrics

Belum Terima Surat dari Bawaslu, Ganjar Malah Dimintai Sumbangan

13 Februari 2019, 18:10:31 WIB

JawaPos.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta Bawaslu tegas jika memang berniat memintai keterangan dirinya mengenai acara deklarasi pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin oleh sejumlah kepala daerah, Sabtu (26/1) lalu di Hotel Alila, Solo. Pasalnya, sampai saat ini Ganjar sendiri mengaku belum menerima surat pemanggilan dari Bawaslu.

Bukannya menerima surat pemanggilan maupun pemberitahuan, Ganjar mengaku malah mendapat sebuah telepon dari seorang anggota Bawaslu. Yang mengatakan membutuhkan sumbangan berupa tanah.

“Saya malah dapat telepon dia minta sumbangan, minta tanah. Saya tanyakan lagi, lho katanya mau periksa saya, dia jawab tidak periksa pak, hanya klarifikasi. Klarifikasi apa priksa, sing cetho (yang jelas),” kata Ganjar, Rabu (13/2).

Belum Terima Surat dari Bawaslu, Ganjar Malah Dimintai Sumbangan
PILPRES 2019: Dari 35 kabupaten/kota di Jateng, hanya empat pimpinan daerahnya yang tidak diundang, yakni Kabupaten Sragen, Kendal, Kota Tegal dan Salatiga. (Istimewa)

Intinya, kapan pun nanti dirinya dipanggil, ia menyatakan siap memberikan keterangan sebenar-benarnya. Bahkan, Ganjar meminta pemanggilan untuk disegerakan.

“Terus saya bilang gini, eh mas saya itu ngambilnya hari libur. Dan saya nggak pakai fasilitas (negara). Nggak apa-apa saya dilaporin, periksa saja. Kesuen, aku njaluk e malah cepet kok,” katanya lagi.

Ganjar menegaskan jika dirinya adalah kader partai PDIP yang sudah pasti mendukung Jokowi-Ma’ruf. Para kepala daerah yang hadir saat itu lanjut Ganjar, juga merupakan anggota partai koalisi yang tidak mungkin tidak sejalan dengannya.

“Dan kita mendeklarasikan (dukungan pemenangan Jokowi-Ma’aruf). Di mana letak kekeliruannya. Bawaslu nggak boleh abu-abu dalam soal bersikap,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Sri Wahyu Ananingsih mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan surat pemanggilan kepada Ganjar terkait permintaan klarifikasi soal acara deklarasi pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Solo.

Menurut Sri, pada surat yang dikirimkan Selasa (12/2) kemarin itu, tercantum bahwa yang bersangkutan akan dimintai keterangan pada Senin, 18 Februari 2019.

Sri mengatakan, pemanggilan ini menindaklanjuti pelaporan dari tim Paslon Pilpres nomor 02 kepada Bawaslu Jateng. Di mana, di laporan itu menyebutkan adanya dugaan pelanggaran pada acara yang diikuti puluhan kepala dan wakil kepala daerah se-Jateng itu. “Dugaan pelanggaran adanya tindakan menguntungkan, izin cuti dan penggunaaan fasilitas pemerintah,” tambah Sri.

Dalam hal ini, lanjut Sri, pihaknya sendiri yang akan memintai keterangan ke Ganjar. Karena, laporan memang ditujukan atau masuk ke Bawaslu Jateng.

Sebelum Ganjar, beberapa kepala daerah yang turut menghadiri acara di Solo juga sudah dipanggil dan dimintai keterangan oleh Bawaslu masing-masing kabupaten/kota. Di antaranya, Wakil Wali Kota Semarang, Bupati dan Wakil Bupati Semarang, Bupati dan Wakil Bupati Banyumas, dan masih banyak lagi.

Editor : Sari Hardiyanto

Reporter : Tunggul Kumoro

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
Belum Terima Surat dari Bawaslu, Ganjar Malah Dimintai Sumbangan