JawaPos Radar

Jadi Tersangka, Sopir Bus Maut Tanjakan Emen "Bernyanyi"

13/02/2018, 09:55 WIB | Editor: Ilham Safutra
Jadi Tersangka, Sopir Bus Maut Tanjakan Emen "Bernyanyi"
Kakorlantas Irjen Royke Lumowa bersama jajarann melihat lokasi kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Subang, Jabar. (Taofik Achmad Hidayat/Bandung Ekspres)
Share this image

JawaPos.com - Kecelakaan yang dialami bus maut di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat (Jabar) berujung pada status tersangka terhadap Amirudin, sang sopir. Namun dia tidak mau menyandang status itu sendiri. Amirudin "bernyanyi" bahwa manajemen bus pariwisata Premium Passion memerintahkan dirinya untuk mengakali kebocoran.

Kapolres Subang AKBP Muhammad Joni menuturkan, sopir yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu menyebut permasalahan rem sudah diketahui jauh sebelum terjadi kecelakaan. Kerusakan rem terjadi pada bagian roda belakang sebelah kanan. "Dia sudah mengetahui ada kerusakan di perjalanan," tuturnya kemarin.

Sopir merasakan ada kerusakan berdasar tekanan angin rem pada panel speedometer yang bergerak tidak beraturan. Seharusnya pergerakan jarum tekanan angin pada panel naik stabil dan turun stabil. "Sopir lantas memutuskan berhenti di sebuah restoran," paparnya.

Jadi Tersangka, Sopir Bus Maut Tanjakan Emen "Bernyanyi"
Bus pariwisata Premium Passion saat terguling di Tanjakan Emen, Subang, (Istimewa)

Saat berhenti itulah, sopir menghubungi manajemen bus untuk meminta pendapat, apakah perlu mengganti bus atau lainnya. "Namun, pengakuan sopir, manajemen malah tidak menginginkan pergantian bus," ujarnya.

Berdasar pemeriksaan, manajemen mengarahkan sopir untuk mengakali rem yang bocor itu. Caranya, dengan dipotong dan lubang itu ditutupi atau disumpal. "Sopir mengaku tidak mengetahui caranya, disumpel itu manajemen yang mengajari," ungkapnya. 

(idr/c10/oki)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up