alexametrics

Tim SAR Evakuasi Satu Korban Tewas dalam Longsor Sumedang

13 Januari 2021, 12:03:06 WIB

JawaPos.com–Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan menemukan dan mengevakuasi satu tambahan korban longsor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (13/1).

Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah mengatakan, korban itu ditemukan pada pukul 09.00 WIB. Dengan begitu, kini sudah ada 17 orang yang ditemukan tewas dalam peristiwa longsor itu.

”Tim SAR Gabungan menemukan satu korban bernama Ahmad Yani, 32, dalam keadaan meninggal dunia,” kata Deden seperti dilansir dari Antara, Rabu (13/1).

Tim SAR Evakuasi Satu Korban Tewas dalam Longsor Sumedang
Petugas SAR mengevakuasi korban yang ditemukan tertimbun longsor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Rabu (13/1). (Kantor SAR Bandung/Antara)

Korban itu ditemukan tertimbun tanah di dekat bangunan di lokasi longsor. Petugas SAR masih mencari 23 orang yang masih dinyatakan hilang usai peristiwa longsor itu. Jenazah korban dievakuasi menggunakan kantong jenazah dan langsung dilarikan ke fasilitas medis setempat guna proses identifikasi.

Pencarian pada Rabu (13/1) dimulai sejak pukul 07.30 WIB di lokasi longsoran. Pencarian dibagi ke tiga sektor yakni sektor perumahan, sektor sekitar masjid, dan sektor sekitar lapang voli. Selain itu proses pencarian dibagi ke dalam dua sif untuk membagi kekuatan personel dalam menjalankan tugasnya guna tetap prima.

”Sif 1 dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, sedangkan sif 2 dari pukul 13.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB,” terang Deden.

Deden mengatakan, jumlah orang yang dicari itu bertambah satu menjadi 24  orang setelah ada aduan dari masyarakat ke posko Tim SAR gabungan pada Selasa (12/1). ”Terdapat laporan masuk ke Puskesmas Sawah Dadap dari pihak keluarga korban bahwa satu orang anggota keluarganya hilang atas nama Siti Maemunah,” kata Deden.

Deden menyebut kendala yang paling signifikan ditemukan tim di lapangan yaitu curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan pergerakan tanah makin besar yang menyebabkan potensi longsor susulan yang cukup tinggi. Selain itu, medan dan material di lokasi longsor yang cukup menyulitkan petugas dalam melakukan pencarian.

”Namun begitu Tim SAR Gabungan tetap optimis dan semangat dapat memaksimalkan pekerjaan dan berharap agar korban satu per satu bisa ditemukan walau dalam keadaan yang terbatas,” ujar Deden.

Bencana tanah longsor terjadi pada Sabtu (9/1) malam di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Longsor terjadi dua kali setelah longsor pertama diikuti longsor susulan akibat curah hujan tinggi di wilayah tersebut.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara


Close Ads