JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tak Hanya di Bandung, Layad Rawat Akan Hadir di Cirebon

12 November 2018, 14:15:59 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Tak Hanya di Bandung, Layad Rawat Akan Hadir di Cirebon
Program Layad Rawat akan hadir di Cirebon (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera melauching program Layad Rawat di Kota Cirebon. Program kesehatan ini akan diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Rabu 14 November mendatang.

Layad Rawat merupakan program yang digagas Ridwan Kamil untuk membantu dan melayani kesehatan masyarakat menengah ke bawah yang kesulitan dalam mendapat fasilitas kesehatan. Hal itu dikarenakan ketidakmampuan masyarakat dalam membayar mahalnya biaya kesehatan di rumah sakit maupun kesulitan dalam transportasi.

Sehingga, Kang Emil sapaan Ridwan Kamil akan menghadirkan inovasi yang sudah diterapkan di Kota Bandung ini di seluruh wilayah Jawa Barat. Maka masyarakat yang tengah sakit tidak perlu pergi ke rumah sakit atau puskesmas namun dokter yang mendatangi pasien ke rumah.

"Mulai Rabu besok kami akan berinovasi dalam program Layad Rawat di Cirebon. Nah ini akan kami bawa ke seluruh Jabar. Insya Allah kualitas kesehatan di Jabar akan meningkat pesat," kata Kang Emil di Gedung Sate, Bandung, Senin (12/11).

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Dodo Suhendar pun mengatakan hal senada terkait program Layad Rawat di Kota Cirebon. Masyarakat pun bisa menghubungi Public Safety Center (PSC) dengan kode 119.

"Jadi kapan saja dan di manapun bisa dicek apakah perlu ditangani di situ atau dirujuk. Ini ada dua, yang satu sifatnya kegawatdaruratan dan satu lagi karena tidak mampu, ya kami rawat, mungkin bisa di rumah," tutur Dodo di Gedung Sate, Bandung, Senin (12/11).

Dimulai dari Kota Cirebon dan 2019 akan ada bantuan-bantuan termasuk beberapa kota lainnya. Sekiranya akan disediakan sebanyak 6-7 unit fasilitas Layad Rawat di setiap Kabupaten/Kota.

"Kami harapkan sampai akhir jabatan itu seluruh Kabupaten/Kota sudah ada," ujarnya.

Selain itu, terkait anggaran sifatnya kerja sama untuk memberikan bantuan kendaraan operasional seperti ambulan yang dilengkapi alat-alat kesehatan termasuk kedaruratan. Akan ada pelatihan-pelatihan dan operasional, kemudian adanya pembangunan untuk call center dari kabupaten dan kota.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up