JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kasus HIV di Samosir, Menteri Yohana: Anak-anak Punya Hak Sekolah

12 November 2018, 14:45:06 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise (Prayugo Utomo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Susana Yembise menegaskan anak-anak mempunyai hak pendidikan yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, apapun yang terjadi, pendidikan terhadap anak harus dipenuhi.

Hal itu diungkapkan Yohanna menanggapi 6 anak di Samosir yang rentan tidak mendapatkan pendidikan karena mengidap Human Immunodeficiency virus (HIV). “Yang jelas anak-anak punya hak sekolah,” ujarnya di Kota Medan, Senin (12/11).

Terkait dengan hal itu, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan dinas dan pemerintah terkait. Dan untuk persoalan penyakit yang diderita anak-anak tersebut, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

Perhatian terhadap hak anak dan perempuan, menurut alumni Universitas Cendrawasih tersebut jelas diatur dalam UU No 23 Tahun 2014. "Apapun yang terjadi, isu perempuan dan anak, misalnya tidak diterima di masyarakat seperti yang terjadi di Samosir, tetap adalah urusan pemerintah daerah setempat. Karena kita sudah meratifikasi konvensi hak anak," tandasnya.

Sebagaimana diberitakan, 6 anak di Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir terus berjuang menghadapi penyakit yang mereka derita. Mereka kehilangan orangtua yang menjadi penjangkitnya.
Saat ini mereka didampingi dan dirawat di Rumah Kasih HKBP. Masyarakat yang tidak paham soal penularan HIV/AIDS meminta mereka tidak bersekolah bersama anak-anak lainnya. Mereka takut tertular.

Dari enam anak, satu diantaranya sudah dirawat di RSUP H Adam Malik Kota Medan. Kondisinya sangat kritis. Kesehatannya menurun hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Pihak HKBP meminta pemerintah dan masyarakat bergandengan tangan mengentaskan masalah itu. Sosialiasasi pemerintah soal penyakit itu gencar dilakukan.

(pra/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up