JawaPos Radar | Iklan Jitu

3.756 Balita di Pelembang Menderita ISPA

12 Oktober 2018, 18:26:57 WIB | Editor: Dida Tenola
3.756 Balita di Pelembang Menderita ISPA
Ilustrasi kondisi kabut asap yang terjadi di Palembang. (Alwi Alim/ JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com- Kabut asap yang terjadi selama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada merebaknya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Palembang. Tercatat ada 3.756 balita dan 5.754 orang berusia 50 tahun keatas terjangkit ISPA.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang dr Letiziah mengatakan, angka teresebut terbilang cukup tinggi. Namun, jumlah itu memang masih lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama.

"Kalau dilihat per bulannya itu fluktuatif. Ada yang meningkat dan ada yang menurun," kata Letiziah, Jumat (12/10).

Menurut Letiziah, yang harus menjadi perhatian adalah para balita penderita ISPA. Sebab daya tahan tubuh mereka lebih lemah ketimbang orang dewaasa. Letiziah mengatakan, ISPA bisa menyebabkan kematian jika tidak ditangani dengan baik.

"Karena itu, kami mengimbau untuk menggunakan masker jika memang kondisi (udara dipenuhi) asap," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Palembang dr Fauziah menjelaskan, gelaja yang dialami pada penderita ISPA mudah diketahui. Antara lain dema,, meriang, sakit saat menelan, dan pernafasan terganggu. 

Fauziah menambahkan, ISPA hampir sama dengan Pneumonia. Pada Pneumonia ini terjadi infeksi paru-paru basah yang memicu inflasmasi pada kantong udara di salah satu atau kedua paru-paru.

"Jika mengalami gejala tersebut segeralah diperiksakan ke dokter atau puskesmas," imbaunya.

(lim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up