Wow, Karanganyar Bakal Pasang Pembatas Jalan Canggih dari Korsel

Diklaim Mampu Tekan Angka Kecelakaan

12/09/2018, 19:41 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
ILUSTRASI: Bupati Karanganyar Juliyatmono berencana memasang pembatas jalan canggih berbentuk silinder buatan Korea Selatan. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Bupati Karanganyar Juliyatmono berencana memasang pembatas jalan canggih berbentuk silinder buatan Korea Selatan. Pengaman ini diyakini mampu meminimalisir korban kecelakaan yang terjadi.

Rencananya alat canggih tersebut akan dipasang di jalur-jalur yang rawan kecelakaan, seperti Ngargoyoso, kawasan Candi Sukuh, Tawangmangu dan kawasan rawan kecelakaan lainnya. 

"Saya sudah menyuruh untuk mencari tahu mengenai alat canggih itu, di mana membelinya dan bagaimana cara mendatangkannya ke Indonesia," urainya kepada JawaPos.com, Rabu (12/9).

Juliyatmono meyakini dengan adanya pengaman pembatas jalan berbentuk silinder tersebut akan mampu menekan angka kecelakaan yang terjadi di wilayah Karanganyar. Mengingat, selama ini di kawasan pegunungan seperti di Ngargoyoso dan Tawangmangu sering terjadi kecelakaan. 

Meskipun sudah ada guard rail, tetapi korban masih berjatuhan. Yuli begitu ia akrab disapa, berharap dengan adanya pengaman canggih tersebut, akan mampu menekan korban jiwa dan mengantisipasi kecelakaan yang terjadi. "Selain pengaman pembatas jalan yang canggih itu, tentunya kami juga akan menambah rambu-rambu peringatan, seperti kurangi kecepatan, daerah rawan kecelakaan dan lainnya," ucapnya. 

Selain memberikan rasa aman, menurut Yuli, alat pengaman canggih tersebut juga memberikan nilai artistik lebih pada lokasi yang akan dipasang. Hal ini karena bentuk pengaman yang tidak biasa sehingga akan terlihat lebih unik. "Jadi nilai artistik dan seninya ada, kalau ada (dipasang di Karanganyar) kan hebat," katanya. 

Yuli pun memastikan, di tahun 2019 mendatang Karanganyar sudah mampu memasang alat pengaman canggih itu. Saat ini, pihaknya sudah berupaya untuk mencari informasi lebih detail termasuk kisaran harganya.

Dengan begitu, Pemkab Karanganyar bisa memasukkan anggaran untuk pengadaan di APBD 2019 mendatang. "2019 sudah bisa direalisasikan," yakin Yuli.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi