JawaPos Radar

Warga Polandia Diduga Jadi Broker Senjata Bagi Kelompok Kriminal Papua

12/09/2018, 17:55 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Warga Polandia Diduga Jadi Broker Senjata Bagi Kelompok Kriminal Papua
Ilustrasi aparat keamanan mengamankan warga dari Kelompok Bersenjata Papua. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com -  Jakub Fabian Skrztpski (JFS), warga negara Polandia dicurigai memberi bantuan  logistik senjata api kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Adapun sebelumnya dia ditangkap tim gabungan dari Polda Papua dan Polres Jayapura pada akhir Agustus lalu.

"Dari hasil keterangan sementara milik KKB. KKB menitipkan beberapa contoh senjata maupun amunisi kalau misalnya JF mau mensupport, inilah senjata sama amunisi yang dibutuhkan," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetya di kantornya, Jakarta, Rabu (12/9).

Untuk itu, pihaknya mendalami lebih lanjut benar tidaknya JFS sebagai perantara transaksi senjata. Pihaknya juga mendalami apakah kemungkinan ada peran lain yang dilakukan JFS. Mereka menggandeng Kementerian Luar Negeri, pihak imigrasi dan Kedutaan Besar Polandia. "Ya tapi indikasi (dia broker) ke arah sana masih pendalaman," ucap Dedi. 

"Kita anggap permasalahan ini cukup serius karena melibatkan warga negara asing, makanya tim terus bekerja, hasil akhirnya akan saya sampaikan nanti," kata Dedi.

Namun dipastikan jika terbukti JFS memiliki peran signifikan terhadap KKB, poses hukumnya berlangsung di Indonesia. "(Diproses) di sini. Karena regulasi yang dia langgar di sini," kata dia.

Lebih lanjut, JFS kini ditetapkan sebagai tersangka karena melanggar pasal 111, 106, sampai dengan 08 Jo 53 sama 55 KUHP terkait perbuatan pemufakatan jahat terhadap negara bersama tiga anggota KKB.. "Ancaman hukuman di atas lima tahun penjara," tukas Dedi.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up