JawaPos Radar

Uji Coba LRT, Kecepatan 40 Kilometer Per Jam

12/09/2018, 22:55 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Uji Coba LRT, Kecepatan 40 Kilometer Per Jam
LRT Jakarta mulai diuji coba dengan kecepatan 40 kilometer per jam. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pelaksanaan uji operasi terbatas dilakukan setelah LRT Jakarta mendapatkan Surat Prinsip Tidak Keberatan, atas uji operasi terbatas dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Uji coba dimulai pada hari ini, Rabu (12/9) dan diikuti oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan dalam uji operasi terbatas ini ke kecepatan operasi sarana maksimum 40 kilometer per jam. Uji coba dilakukan antara pukul 14.00-17.00 WIB setiap hari, dengan jadwal pemberangkatan setiap 20 menit.

"LRT dijalankan dengan kecepatan 40 kilometer per jam dalam uji coba ini. Selama uji operasi terbatas,  dengan lintas uji operasi terbatas sepanjang 4 kilometer dari Stasiun Boulevard Utara ke Stasiun Velodrome dan sebaliknya," jelas Andri, Rabu (12/9).

Andri menambahkan uji coba ini mengacu pada empat hal yang pertama adanya surat rekomendasi teknis Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan RI tentang rekomendasi keselamatan untuk pelaksanaan uji operasi LRT Jakarta tanggal 28 Agustus 2018.

Lalu, surat rekomendasi teknis Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI tentang rekomendasi teknis dalam rangka uji coba pengoperasian prasarana perkeretaapian fasilitas operasi kereta api ringan/LRT Jakarta antara Stasiun Velodrome- Stasiun Kelapa Gading Mall tanggal 21 Agustus 2018.

Serta, surat rekomendasi teknis Dirjen Perkeretaapian Kemenhub RI tentang rekomendasi teknis prasarana perkeretaapian jalur ganda layang (elevated) dan bangunan kereta api ringan/LRT) Jakarta antara Stasiun Velodrome - Stasiun Kelapa Gading Mall tanggal 21 Agustus 2018, dan terakhir sertifikat uji pertama Kemenhub RI sebanyak 8 (delapan) sertifikat.

Sementara itu, masyarakat pun mengaku senang dapat dilibatkan dalam uji coba LRT tersebut, pasalnya ini yang selalu dinantikan warga Jakarta. Salah satunya, Santi, 32, yang mengajak anak-anaknya untuk merasakan sensasi menaiki LRT.

"Enak ya rasanya kayak naik eskalator di bandara saja yang datar. Jalannya lembut, guncangan nggak ada sih anak-anak saya senang. Saya ngerasa kayak orang berada," terang Santi.

Begitupula dengan Romy, 55, sebagai wirausahawan dirinya mengaku LRT dapat mempermudah produktivitasnya ke depan. Pasalnya, dirinya memiliki usaha di Kepala Gading.

"Bagus keren, saya harap sih ke depannya cepat saja selesai jangan molor terus. Agar masyarakat bisa merasakan secepatnya, kan saya juga jadi mudah kemana-mana," tutur Romy.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up