Perdana Coba LRT, Anies Kritisi Guncangan Saat Belokan

12/09/2018, 22:04 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Uji coba LRT Jakarta secara terbatas dari Stasiun Velodrome ke Stasiun Boulevard (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan untuk pertama kalinya merasakan transportasi kereta cepat Light Rail Transit (LRT). Uji coba ini dilakukan dari stasiun Velodrome, Jakarta Timur sampai Stasiun Kelapa Gading Mall, Jakarta Utara.

Saat uji coba, Anies tak hanya menjajal gerbong penumpang. Dirinya bahkan menyempatkan untuk masuk ke ruang masinis bertanya suatu hal. "Jadi tadi ketika belok saya merasakan guncangan, itu kenapa ya?," tanyanya kepada Direktur Utama LRT Jakarta Allan Tandiono saat perjalanan menuju Stasiun Kelapa Gading Mall, Jakarta Utara, Rabu (12/9).

Allan pun menjawab dengan singkat bahwa memang struktur kereta LRT memang wajar seperti itu. Bahkan ketika awal uji coba dilakukan, saat belokan justru berbunyi karena adanya gesekan antara roda dengan rel. Namun saat ini bunyi tersebut sudah tidak ada lagi.

Salah satu gerbong penumpang LRT Jakarta. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Setelah meninjau, Anies melihat perlu adanya pembangunan transportasi LRT Jakarta yang terintegrasi dengan seluruh proses konstruksi pembangunan moda transportasi yang ada di DKI Jakarta. 

“Jadi, kita harus memastikan pembangunan ini tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, perlu duduk bersama semuanya lalu diputuskan sama-sama. Jadi dari stasiun velodrome ini nanti kita akan pastikan tersambung dengan BRT yang lokasinya tidak jauh dari sini," terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama LRT Jakarta Allan Tandiono menyampaikan setiap catatan yang disampaikan Anies kepada dirinya menjadi perhatian untuk dapat dievaluasi dalam penyelesaian proses pembangunan LRT Jakarta.

“Pak Gubernur memberikan catatan, di Stasiun Boulevard Utara, kami spesifik perhatikan ada jeda antara gerbong dan peron. Karena itu juga penting bagi Pemprov DKI dan LRT Jakarta bahwa jedanya itu harus pas agar para penyandang disabilitas merasa nyaman menggunakan kereta ini,” jelas Allan.

Diketahui, sejak terbitnya Surat Prinsip Pelaksanaan uji operasi terbatas LRT Jakarta dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta tertanggal 4 September 2018, ini adalah kali pertama Gubernur Anies mencoba moda transportasi terbaru yang diselenggarakan oleh BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi